Notification

×

Iklan

Pariaman Raih Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026

Sabtu, 07 November 2026 | 21:49 WIB Last Updated 2026-11-07T15:05:02Z

Wali Kota Pariaman Yota Balad menerima Anugerah

Pariaman, Rakyatterkini.com – Kota Pariaman kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Yota Balad, Pariaman berhasil meraih Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2026 dari Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) untuk kategori Pemerintah Daerah dalam bidang pemajuan kebudayaan.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena Kota Pariaman menjadi satu-satunya daerah di Pulau Sumatera yang menerima penghargaan tersebut pada tahun ini.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, kepada Wali Kota Pariaman, Yota Balad, dalam acara yang berlangsung di Gedung Kementerian Kebudayaan, Senayan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Dalam sambutannya, Fadli Zon menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang menerima AKI 2026 atas kontribusi dan dedikasi mereka dalam menjaga serta mengembangkan kebudayaan Indonesia.

"Atas nama Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, saya menyampaikan selamat dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia 2026 yang telah berkiprah di dalam pemajuan kebudayaan kita," ujar Fadli.

Ia juga menyampaikan bahwa kebudayaan memiliki peran yang jauh lebih luas daripada sekadar mencerminkan identitas dan jati diri bangsa. Kebudayaan dinilai sebagai sarana pemersatu masyarakat sekaligus salah satu potensi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi.

Usai menerima penghargaan, Wali Kota Pariaman, Yota Balad, mengatakan bahwa pencapaian tersebut merupakan bentuk pengakuan atas keseriusan dan komitmen pemerintah daerah bersama masyarakat dalam menjaga serta mengembangkan warisan budaya leluhur.

Menurutnya, upaya pelestarian budaya juga diwujudkan melalui perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) terhadap produk kerajinan khas daerah. Beberapa di antaranya adalah penerbitan sertifikat merek untuk Batik Sampan serta sertifikat Indikasi Geografis (IG) bagi produk Sulaman Kapalo Paniti Nareh.

Yota menegaskan, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat Pariaman yang terus berupaya mempertahankan keberadaan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Pemerintah Kota Pariaman, lanjutnya, juga berkomitmen menjaga dan mengembangkan tradisi Tabuik sebagai salah satu identitas budaya masyarakat. Selain menjadi warisan budaya, tradisi tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah, sektor pariwisata, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ia berharap penghargaan AKI 2026 dapat menjadi motivasi bagi Kota Pariaman untuk terus meningkatkan upaya pemajuan kebudayaan dan menjadi contoh bagi daerah lain, baik di Sumatera maupun di tingkat nasional.

Yota menambahkan, penghargaan ini tidak boleh hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi harus menjadi dorongan untuk semakin memperkuat identitas budaya daerah.

Pelestarian tradisi Tabuik serta perlindungan produk kerajinan lokal seperti Batik Sampan dan Sulaman Kapalo Paniti Nareh diharapkan terus berkesinambungan. Dengan demikian, kekayaan budaya tersebut dapat menjadi modal penting dalam mengembangkan pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kota Pariaman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update