Notification

×

Iklan

APTISI Sumbar Matangkan Pelantikan Pengurus 2026–2031

Kamis, 05 November 2026 | 17:55 WIB Last Updated 2026-11-05T10:55:00Z

Rektor UBH, Diana Kartika, terpilih sebagai Ketua APTISI Sumbar periode 2026-2031

Padang, Rakyatterkini.com – Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Provinsi Sumatera Barat mulai memantapkan persiapan pelantikan ketua dan jajaran pengurus untuk masa bakti 2026–2031. Sejumlah hal terkait struktur organisasi hingga agenda pelantikan dibahas dalam rapat tim formatur.

Pertemuan tersebut digelar di Rektorat Universitas Bung Hatta (UBH), Jalan Sumatra, Ulak Karang, Padang, Rabu (4/11/2026). Rapat dipimpin oleh Prof. Dr. Diana Kartika, yang telah terpilih sebagai Ketua APTISI Sumbar periode 2026–2031 sekaligus menjabat Rektor UBH.

Dalam proses penyusunan kepengurusan, Diana turut didampingi Prof. Novirman Jamarun, Assoc. Muhammad Ridwan, dan Riko Ervil.

Dari hasil pembahasan, susunan pengurus inti mulai ditetapkan. Muhammad Ridwan dipercaya menduduki posisi Wakil Ketua I, sementara jabatan Wakil Ketua II dipercayakan kepada Evi Hasnita.

Selanjutnya, Riko Ervil ditunjuk sebagai Sekretaris dengan Anne Putri sebagai Wakil Sekretaris. Adapun posisi Bendahara akan diemban Yusreni Warni, didampingi Dr. Fivi Anggraini sebagai Wakil Bendahara.

Selain pengurus inti, organisasi tersebut juga akan diperkuat melalui sejumlah bidang kerja. Di antaranya Bidang Organisasi, Bidang Digital dan Sistem Informasi, serta Bidang Riset, Inovasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM).

Ketua APTISI Sumbar terpilih, Diana Kartika, menyampaikan bahwa agenda pengukuhan dan pelantikan pengurus dijadwalkan berlangsung pada 25 November 2026 di Bung Hatta Convention Hall, Padang.

“Pengukuhan dan pelantikan Ketua beserta jajaran Pengurus APTISI Sumbar periode 2026–2031 direncanakan pada 25 November 2026 di Bung Hatta Convention Hall. Prosesi pelantikan dijadwalkan dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan Tinggi,” ujar Diana kepada infosumbar.net, Rabu sore.

Amanah Baru untuk Memperkuat Sinergi PTS

Sebelumnya, Diana Kartika terpilih sebagai Ketua APTISI Sumbar periode 2026–2031 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) VII APTISI Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Universitas Fort De Kock, Bukittinggi, pada 31 Oktober 2026.

Musprov kali ini mengusung tema “APTISI Sumbar Mendorong Transformasi Pendidikan Tinggi: Mewujudkan PTS Unggul Berbasis Riset, Inovasi, dan Kolaborasi Berdampak”.

Forum tersebut menjadi momentum bagi perguruan tinggi swasta di Sumatera Barat untuk melakukan evaluasi organisasi sekaligus memperkuat hubungan dan kerja sama antarlembaga. Selain itu, musyawarah juga dimanfaatkan untuk menyusun arah kebijakan serta program kerja guna meningkatkan kualitas dan daya saing perguruan tinggi.

Melalui forum tersebut, APTISI diharapkan dapat memperbesar kontribusi perguruan tinggi swasta dalam mendukung pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Sejumlah tokoh turut menghadiri kegiatan itu, di antaranya Staf Ahli Gubernur Sumatera Barat Bidang Ekonomi dan Pembangunan Reti Wafda, Kepala LLDIKTI Wilayah X Dr. Afdalisma, Wakil Bendahara APTISI Pusat Evi Susanti, Biomed., serta Dewan Pembina APTISI Sumbar Musliar Kasim bersama jajaran pengurus.

Hadir pula Ketua APTISI Sumbar periode sebelumnya, Hendri Nofrianto; Ketua Panitia Pelaksana Musprov VII, Riko; serta Rektor Universitas Fort De Kock, Prof. Dr. Hj. Evi Hasnita, yang bertindak sebagai tuan rumah.

Musprov tersebut juga diikuti oleh para pimpinan badan penyelenggara dan pimpinan perguruan tinggi swasta dari berbagai daerah di Sumatera Barat.

Sebagaimana dikutip dari portal LLDIKTI Wilayah X, terpilihnya Diana Kartika diharapkan menjadi awal penguatan peran APTISI sebagai wadah komunikasi, koordinasi, dan kerja sama bagi perguruan tinggi swasta.

Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu mendorong perbaikan tata kelola institusi pendidikan tinggi, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta memperluas pengembangan riset dan inovasi. Penguatan kemitraan ant perguruan tinggi juga menjadi salah satu hal yang perlu mendapat perhatian.

Di tengah perubahan dunia pendidikan tinggi, kepengurusan APTISI Sumbar periode mendatang dihadapkan pada sejumlah tantangan. Mulai dari pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penyesuaian kemampuan lulusan dengan kebutuhan dunia kerja, hingga peran perguruan tinggi dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat.

Karena itu, sinergi antarkampus perlu terus ditingkatkan melalui penelitian bersama, pengembangan inovasi, peningkatan standar akademik, serta pembukaan peluang kemitraan yang lebih luas.

Dengan kolaborasi yang semakin kuat, APTISI Sumbar diharapkan dapat menjadi penggerak transformasi pendidikan tinggi sekaligus membantu mewujudkan perguruan tinggi swasta yang unggul, kompetitif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update