![]() |
| Pengurus PWI Pasbar dan Kapolres Pasaman Barat serta jajaran berfoto bersama usai temu ramah, Kamis 22 Oktober 2026. |
Pasaman Barat, Rakyatterkini.com – Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, mengungkapkan pihaknya menyiapkan sekitar 80 personel setiap malam untuk melaksanakan patroli guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Hal itu disampaikannya saat temu ramah bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pasaman Barat di Lopau Dolop Jl. KKN Simpang Empat, Kamis (22/10/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PWI Pasaman Barat, Junir Sikumbang, Sekretaris, Yulison, Bendahara Altas Maulana serta segenap pengurus PWI Pasaman Barat.
Hadir pula Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Kabag Ops Kompol Fahrel Haris, serta jajaran Polres Pasaman Barat .
AKBP Agung Tribawanto mengucapkan selamat kepada Junir Sikumbang yang telah terpilih sebagai Ketua PWI Pasaman Barat dalam Konferensi Kabupaten Luar Biasa (Konferlub) yang digelar di Aula Rumah Dinas Bupati Pasaman Barat, Jumat (16 Oktober 2026).
Kapolres menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dan insan pers, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat sekaligus menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
Menurutnya, di tengah perkembangan teknologi informasi, kegiatan kepolisian tidak akan berjalan maksimal tanpa dukungan media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.
Ia berharap PWI Pasaman Barat turut mengawal dan menyebarluaskan berbagai kegiatan positif Polres Pasaman Barat melalui pemberitaan yang berimbang dan menyejukkan.
"Kami siap mendukung PWI Pasaman Barat, baik secara moril maupun materil. Kami juga berharap sinergi ini terus terjalin, terutama dalam menyebarkan berita yang menyejukkan masyarakat," ujarnya.
Agung menilai wartawan memiliki peran strategis dalam menangkal berita bohong atau hoaks yang berpotensi memicu keresahan dan kericuhan di tengah masyarakat.
Selain itu, ia mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan kepolisian 110 untuk melaporkan dugaan tindak pidana maupun memperoleh klarifikasi terhadap informasi yang beredar.
Menurutnya, layanan tersebut dapat menjadi salah satu sarana bagi masyarakat untuk memastikan kebenaran informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya.
Di sisi lain, Polres Pasaman Barat juga berupaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat melalui jajaran polsek yang bersentuhan langsung dengan warga.
Agung mengatakan pihaknya turut menemui tokoh-tokoh masyarakat untuk membangun komunikasi dan menyerap berbagai persoalan yang berkaitan dengan kamtibmas.
Agung juga menyoroti persoalan kenakalan remaja yang menjadi perhatian kepolisian.
Ia menyebut pihaknya baru-baru ini mengamankan 30 remaja yang terindikasi melakukan aktivitas yang melanggar norma di sebuah kafe. Langkah tersebut, menurutnya, merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban dan mencegah munculnya persoalan hukum di kalangan remaja.
Polres Pasaman Barat juga berencana menerapkan kebijakan jam malam bagi remaja atau pelajar sebagai salah satu langkah pengendalian aktivitas mereka.
"Kami khawatir jika dibiarkan berkumpul tanpa pengawasan, bisa muncul tindakan yang melanggar hukum, seperti pencurian maupun penyalahgunaan narkoba," ungkapnya.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, kepolisian berupaya membangun komunikasi dengan orang tua, kepala sekolah, dan para guru di Pasaman Barat.
Agung juga meminta dukungan wartawan untuk ikut mengedukasi masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka.
Menurutnya, patroli dan penertiban yang dilakukan kepolisian perlu diimbangi dengan pengawasan keluarga. Peran orang tua tetap menjadi faktor utama dalam mencegah kenakalan remaja.
Melalui pertemuan tersebut, diharapkan hubungan kemitraan antara PWI Pasaman Barat dan Polres Pasaman Barat semakin kuat, tidak hanya dalam penyebarluasan informasi, tetapi juga dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.
Sementara itu, Ketua PWI Pasaman Barat, Junir Sikumbang, mengingatkan seluruh anggota agar memahami dan menerapkan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) serta Kode Perilaku Wartawan (KPW) PWI dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Ia mengatakan, PWI memiliki tim hukum yang siap memberikan pembelaan kepada wartawan yang menghadapi persoalan hukum saat menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan KEJ dan KPW PWI.
"Selagi wartawan yang bersangkutan menjalankan KEJ dan KPW, insyaallah akan terhindar dari masalah hukum. Namun, jika nantinya masih timbul masalah hukum, tim hukum kita siap melakukan pembelaan," ujarnya.
Pada kesempatan yang sama wartawan senior Plt. Ketua PWI Pasaman Barat, Yulison, menyampaikan bahwa ke depan PWI tidak hanya berfokus pada kegiatan jurnalistik, tetapi juga akan berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial di tengah masyarakat.
Salah satu agenda yang direncanakan, katanya, adalah bekerja sama dengan Kepala Dinas Permukiman Provinsi Sumatera Barat untuk melaksanakan program bedah rumah bagi keluarga yang tinggal di rumah tidak layak huni.
"Ke depan, PWI Pasaman Barat memiliki agenda bekerja sama dengan Kadis Permukiman Provinsi Sumatera Barat dalam melaksanakan bedah rumah bagi keluarga yang rumahnya tidak layak huni," katanya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sarapan bersama dan diskusi mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bersama Kapolres Pasaman Barat. (*/Wan)


