Notification

×

Iklan

Sawahlunto Pelajari Skema PJU Hemat Anggaran di Madiun

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:16 WIB Last Updated 2026-10-16T02:46:47Z


Madiun, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Sawahlunto mulai menjajaki penerapan sistem pengelolaan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang lebih efisien melalui skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). 

Upaya tersebut dilakukan dengan mempelajari pengalaman Pemerintah Kabupaten Madiun yang dinilai berhasil mengembangkan sistem penerangan jalan berbasis teknologi hemat energi.

Langkah ini mengemuka dalam kunjungan Wakil Wali Kota Sawahlunto, Jeffry Hibatullah, bersama jajaran Pemerintah Kota Sawahlunto ke Kabupaten Madiun. 

Pertemuan tersebut dimanfaatkan untuk menggali informasi mengenai perencanaan, pembiayaan, hingga pemeliharaan infrastruktur penerangan jalan melalui pola kemitraan dengan pihak swasta.

Kabupaten Madiun menjadi salah satu daerah percontohan dalam penerapan KPBU untuk sektor PJU. Melalui program tersebut, ribuan titik lampu jalan telah beralih menggunakan teknologi LED yang dilengkapi sistem pengendalian pintar. Penggunaan teknologi ini disebut mampu menekan konsumsi energi sekitar 40 hingga 50 persen.

Salah satu hal yang menjadi perhatian rombongan Sawahlunto ialah mekanisme pembiayaan yang mengedepankan hasil dan efisiensi. 

Dalam skema tersebut, badan usaha berperan menyediakan investasi sekaligus menangani pemeliharaan, sedangkan pembayaran oleh pemerintah dilakukan berdasarkan ketentuan kinerja yang disepakati.

Model ini dinilai berpotensi menjadi alternatif bagi Sawahlunto untuk meningkatkan kualitas layanan penerangan tanpa harus sepenuhnya mengandalkan pembiayaan awal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mengatakan, kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mempelajari pola pengelolaan PJU yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan keuangan kota.

Ia berharap hasil studi tiru tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan penerangan jalan yang lebih efektif, sekaligus membuka peluang perluasan layanan ke berbagai wilayah.

"Harapannya, melalui pembelajaran ini, Kota Sawahlunto dapat merumuskan skema pengelolaan PJU yang tepat, mengoptimalkan anggaran daerah, serta memperluas jangkauan penerangan jalan demi meningkatkan keamanan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Selama ini, kebutuhan listrik dan biaya pemeliharaan lampu jalan menjadi komponen pengeluaran yang perlu diperhitungkan secara berkelanjutan. Penerapan teknologi hemat energi diharapkan dapat mengurangi beban biaya operasional sehingga sebagian anggaran daerah berpeluang dimanfaatkan untuk mendukung program pembangunan lainnya.

Selain efisiensi anggaran, perluasan jangkauan penerangan juga menjadi salah satu tujuan yang ingin dicapai Pemko Sawahlunto. Sejumlah ruas jalan penghubung antardesa, kawasan permukiman, serta wilayah wisata yang memiliki nilai sejarah masih membutuhkan dukungan infrastruktur penerangan yang memadai.

Dengan sistem pengelolaan yang lebih terencana, pemerintah berharap pembangunan PJU dapat dilakukan secara bertahap dan menjangkau lebih banyak wilayah. 

Penerangan yang memadai diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta mendukung aktivitas ekonomi pada malam hari.

Meski demikian, penerapan skema KPBU di Sawahlunto masih memerlukan kajian lebih lanjut, terutama terkait kelayakan pembiayaan, proyeksi penghematan energi, pembagian risiko, serta kemampuan pemerintah daerah memenuhi kewajiban pembayaran dalam jangka panjang.

Kunjungan tersebut diakhiri dengan penyerahan cinderamata khas Sawahlunto kepada pihak Kabupaten Madiun sebagai bentuk penghargaan dan penguatan hubungan antarpemerintah daerah.

Setelah kunjungan ini, Pemko Sawahlunto berencana menindaklanjuti hasil pembelajaran melalui kajian kelayakan sebelum menentukan langkah penerapan. 

Apabila memenuhi persyaratan teknis dan finansial, skema tersebut berpotensi menjadi terobosan bagi Sawahlunto dalam membangun sistem penerangan jalan yang modern, efisien, dan berkelanjutan.

Melalui upaya ini, Sawahlunto berharap peningkatan layanan penerangan jalan tidak hanya berdampak pada penghematan anggaran, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi keamanan, kenyamanan, dan kesejahteraan masyarakat. (benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update