Padang, Rakyatterkini.com – Pergantian pucuk pimpinan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat diwarnai momen kebersamaan antara pejabat lama dan kalangan media.
Sebelum bertolak ke Lampung untuk menjalankan tugas sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Lampung, Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq menggelar pertemuan sekaligus berpamitan dengan puluhan wartawan di Kota Padang.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana makan siang bersama itu menjadi kesempatan bagi Reza untuk menyampaikan salam perpisahan sekaligus mengenang kebersamaan dengan para jurnalis selama bertugas di Ranah Minang.
Suasana hangat mewarnai kegiatan tersebut, mencerminkan hubungan kemitraan yang telah terbangun antara kepolisian dan media.
Reza menyampaikan pertemuan itu merupakan bentuk apresiasi terhadap insan pers yang selama ini turut mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.
Baginya, hubungan baik dengan wartawan menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian, khususnya dalam memberikan pelayanan publik.
Dalam kesempatan yang sama, Reza memperkenalkan Kombes Pol. Kukuh Priyo Taruno sebagai pejabat yang akan meneruskan kepemimpinan Ditlantas Polda Sumbar.
Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga kesinambungan komunikasi serta kerja sama antara jajaran kepolisian dan media di Sumatera Barat.
Selama bertugas di Sumbar, pengelolaan lalu lintas menjadi tantangan tersendiri. Wilayah dengan kondisi geografis yang beragam, tingginya aktivitas kendaraan, serta keberadaan sejumlah jalur rawan kecelakaan dan kemacetan membutuhkan penanganan yang terencana dan kesiapan personel di lapangan.
Beberapa jalur yang memerlukan perhatian khusus di antaranya ruas Padang–Solok yang melewati kawasan Sitinjau Lauik serta jalur Padang–Bukittinggi melalui Lembah Anai.
Kedua akses tersebut memiliki peran penting dalam menunjang perjalanan masyarakat dan distribusi barang. Gangguan lalu lintas di kawasan itu berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap aktivitas transportasi.
Di tengah kondisi tersebut, media memiliki peran strategis dalam menyebarluaskan informasi mengenai kecelakaan, kepadatan kendaraan, pengalihan arus, hingga perkembangan kondisi jalan.
Pemberitaan yang cepat dan akurat dapat membantu masyarakat menentukan langkah perjalanan serta meningkatkan kewaspadaan saat berkendara.
Karena itu, hubungan yang baik antara kepolisian dan insan pers menjadi salah satu faktor pendukung penyampaian informasi kepada publik. Komunikasi yang terbuka dan profesional diharapkan mampu menghasilkan pemberitaan yang akurat, berimbang, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Sementara itu, Kombes Pol. Kukuh Priyo Taruno resmi mengemban tugas sebagai Dirlantas Polda Sumbar setelah sebelumnya menjabat sebagai Direktur Samapta Polda Banten.
Jabatan baru tersebut menjadi tanggung jawab penting dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Sumatera Barat.
Kukuh menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah tersebut dengan mempertimbangkan berbagai karakteristik dan persoalan lalu lintas yang ada di Sumbar.
Kondisi jalan, bentang geografis, serta tingginya mobilitas kendaraan menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan dalam menentukan langkah penanganan di lapangan.
Ke depan, Ditlantas Polda Sumbar diharapkan semakin meningkatkan upaya penguraian kemacetan, menekan risiko kecelakaan, serta mempercepat penanganan ketika terjadi gangguan lalu lintas. Kesiapan anggota dan efektivitas koordinasi menjadi bagian penting dalam mendukung pencapaian tujuan tersebut.
Selain penguatan internal, kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan juga dibutuhkan untuk menunjang kelancaran arus kendaraan. Kemitraan dengan media diharapkan terus berlanjut agar informasi mengenai kondisi jalan maupun situasi darurat dapat diterima masyarakat secara cepat dan tepat.
Pergantian pimpinan Ditlantas Polda Sumbar pun menjadi momentum untuk meneruskan program pelayanan yang telah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas penanganan lalu lintas. Berbagai tantangan di wilayah tersebut menuntut kepolisian untuk terus beradaptasi dengan mengutamakan keselamatan pengguna jalan.
Reza kini bersiap melanjutkan pengabdiannya di Polda Lampung, sedangkan Kukuh mulai menjalankan tanggung jawab baru di Sumatera Barat. Peralihan jabatan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri untuk menjaga keberlanjutan pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat.
Momen perpisahan Reza bersama insan pers menjadi pengingat bahwa kemitraan profesional tetap penting meskipun terjadi pergantian jabatan dan wilayah tugas.
Di bawah kepemimpinan Kukuh Priyo Taruno, masyarakat diharapkan dapat merasakan peningkatan pelayanan lalu lintas, penanganan yang lebih optimal, serta komunikasi yang semakin baik antara kepolisian dan media.(da*)


