Notification

×

Iklan

PWI Kota Solok Periode 2026–2029 Resmi Dikukuhkan

Kamis, 01 Oktober 2026 | 10:40 WIB Last Updated 2026-10-01T03:47:46Z

Pengurus PWI Kota Solok Periode 2026–2029 Dilantik

Solok, Rakyatterkini.com — Kepengurusan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok masa bakti 2026–2029 resmi dikukuhkan dalam acara yang berlangsung di Balairung 99, Kota Solok, Rabu (30/9/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi langkah awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme wartawan, serta membangun hubungan yang semakin baik dengan pemerintah daerah dan masyarakat.

Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Naveis, secara langsung melantik dan mengukuhkan Drs. Raunis Roni sebagai Ketua PWI Kota Solok periode 2026–2029 bersama jajaran pengurus lainnya.

Prosesi pelantikan turut disaksikan Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Solok Nurzal Gustim beserta jajaran, pengurus PWI Sumatera Barat, unsur Forkopimda, kepala SKPD, pimpinan BUMN dan BUMD, serta utusan PWI dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Sejumlah pengurus PWI daerah yang hadir antara lain berasal dari Sijunjung, Lima Puluh Kota, Padang Panjang, Sawahlunto, Kepulauan Mentawai, dan Bukittinggi. Acara juga dihadiri kepala sekolah, perwakilan perguruan tinggi, camat, lurah, serta wartawan dari Kota maupun Kabupaten Solok.

Dalam sambutannya, Raunis Roni atau yang akrab disapa Kak Roni menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Kota Solok yang telah memberikan dukungan dan memfasilitasi kegiatan pelantikan tersebut.

Ia juga mengapresiasi Bank Nagari Cabang Solok Kota dan para donatur yang ikut membantu sehingga acara dapat terselenggara.

Menurut Raunis, kehadiran Wali Kota Solok, jajaran PWI Sumatera Barat, serta seluruh undangan menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi pengurus yang baru.

Ia menegaskan kepengurusan PWI Kota Solok akan berupaya menjaga kepercayaan tersebut melalui kerja sama, solidaritas, dan komitmen terhadap tugas jurnalistik.

Raunis juga menyatakan komitmennya mempertahankan marwah organisasi dengan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ). PWI, katanya, akan terus diarahkan menjadi mitra yang konstruktif bagi pemerintah sekaligus tetap menjalankan fungsi pers kepada masyarakat.

"Dalam menjalankan amanah ini, kami mengedepankan prinsip Satu Hati, Satu Tekad. Kami akan bersama-sama memperkuat solidaritas, bersatu menjaga amanah, dan menyajikan informasi yang terpercaya sesuai kode etik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua PWI Sumatera Barat Widya Naveis mengingatkan pengurus baru agar mengutamakan kekompakan dalam menjalankan roda organisasi. Menurutnya, perkembangan teknologi dan transformasi digital telah membawa perubahan besar terhadap dunia media.

Ia menilai keberhasilan organisasi tidak dapat hanya dibebankan kepada ketua, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh pengurus.

Widya meminta kepengurusan PWI Kota Solok menjalankan organisasi secara terbuka, bertanggung jawab, dan penuh dedikasi. Ia juga menekankan pentingnya menjaga PWI sebagai organisasi profesi yang solid, berkualitas, dan berintegritas.

Selain itu, Widya mengingatkan posisi strategis pers dalam mengawal proses pembangunan. Fungsi kontrol sosial, menurutnya, harus dilakukan berdasarkan fakta, berimbang, objektif, dan tetap menjaga independensi jurnalistik.

Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra turut menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran PWI Kota Solok yang baru dikukuhkan.

Dalam kesempatan itu, Ramadhani menyinggung kedekatan historis dan emosional antara Kota Solok dengan Kabupaten Solok. Kendati saat ini menjadi dua wilayah administratif, menurutnya kedua daerah tetap memiliki hubungan sejarah dan budaya yang kuat.

"Secara administrasi memang terpisah, namun secara hati, karakter, dan sejarah, kita tetap satu. Dulu Kota Solok adalah satu nagari dari 75 nagari di Kabupaten Solok. Kini kita dua daerah, tetapi darah dan sejarah tetap mengalir sama," katanya.

Ia menyebut semangat kebersamaan tersebut juga terlihat dalam pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026. Kegiatan itu tidak hanya menjadi bagian dari upaya mempererat persaudaraan, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana.

Ramadhani berharap PWI Kota Solok dapat terus mengambil peran dalam pembangunan melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, berimbang, dan mampu mempertemukan pemerintah dengan masyarakat melalui komunikasi yang sehat.

"Selamat bertugas kepada Ketua dan Pengurus PWI Kota Solok yang baru dilantik. Semoga senantiasa sehat, kompak, dan bermanfaat bagi masyarakat. Mari kita tumbuh dan berkembang bersama," tuturnya.

Kepala Dinas Kominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, juga memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru PWI Kota Solok. Ia menyebut organisasi profesi wartawan memiliki peran penting dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan bertanggung jawab.

Menurut Nurzal, kemajuan teknologi digital membuat tantangan jurnalistik semakin besar. Kecepatan penyebaran informasi harus disertai kemampuan wartawan dalam memeriksa fakta, memastikan akurasi data, serta mematuhi kode etik jurnalistik.

"Kami dari Dinas Kominfo Kota Solok mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh Pengurus PWI Kota Solok periode 2026–2029. Kami berharap kepengurusan yang baru dapat semakin solid, profesional, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kota Solok," ujarnya.

Nurzal menambahkan, Pemko Solok melalui Dinas Kominfo siap menjaga komunikasi dan membuka ruang kolaborasi dengan insan pers. Menurutnya, hubungan pemerintah dan media tidak sebatas kebutuhan publikasi, tetapi juga menjadi bagian dari komunikasi dua arah dengan masyarakat.

Pemerintah membutuhkan media untuk menyampaikan program dan kebijakan kepada publik. Di sisi lain, pers tetap memiliki fungsi kontrol sosial yang harus dilaksanakan secara independen, objektif, dan berimbang.

Karena itu, ia menekankan bahwa kerja sama antara pemerintah dan media harus tetap berlandaskan profesionalisme serta etika jurnalistik.

Nurzal juga berharap PWI menjadi wadah bagi wartawan untuk terus meningkatkan kemampuan, kompetensi, dan kualitas profesional mereka. Adaptasi terhadap perkembangan media digital dinilai penting, namun tidak boleh menghilangkan prinsip dasar jurnalistik.

"Mari kita bangun komunikasi yang baik, saling mendukung, dan bersama-sama menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Media yang profesional akan melahirkan informasi yang berkualitas, dan informasi yang berkualitas akan membantu masyarakat mengambil keputusan yang tepat serta mendukung pembangunan daerah," katanya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru tersebut, PWI Kota Solok diharapkan semakin mampu memperkuat organisasi dan meningkatkan kualitas profesi wartawan. Sinergi dengan pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat juga diharapkan terus terjalin untuk mendukung kemajuan Kota Solok.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update