Notification

×

Iklan

Petugas Semen Tonasa Ditemukan Tewas di Waduk

Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:47 WIB Last Updated 2026-10-29T13:47:00Z

Petugas keamanan PT Semen Tonasa Jamaluddin ditemukan tewas 

Jakarta, Rakyatterkini.com  – Seorang petugas keamanan PT Semen Tonasa bernama Jamaluddin (54) ditemukan meninggal dunia di waduk yang berada di kawasan perusahaan, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan, Kamis (29/10/2026). Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah pergi memancing sehari sebelum ditemukan.

Jasad Jamaluddin pertama kali ditemukan oleh anak angkatnya bersama anggota keluarga lainnya sekitar pukul 14.35 WITA. Saat ditemukan, tubuh korban sudah mengapung di bagian tengah waduk.

Korban diketahui berdomisili di Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep. Dalam kesehariannya, Jamaluddin bekerja sebagai petugas keamanan di PT Semen Tonasa.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban meninggalkan rumah pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 14.30 WITA untuk pergi memancing ikan. Ia membawa sejumlah perlengkapan memancing, termasuk jala.

Namun, hingga keesokan harinya, Jamaluddin belum kembali ke rumah. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga khawatir dan berinisiatif melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa didatangi korban untuk memancing.

Setelah keberadaan korban diketahui, petugas kepolisian bersama Tim Tanggap Reaksi Cepat (TRC) PT Semen Tonasa segera melakukan proses evakuasi. Petugas menggunakan pelampung dan tali untuk menarik tubuh korban dari tengah waduk menuju tepian.

Kapolsek Minasatene, Iptu Muh. Ilyas, membenarkan adanya penemuan jasad tersebut. Setelah berhasil dievakuasi, korban dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Batara Siang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Ilyas menjelaskan, saat ditemukan, korban berada dalam kondisi mengapung di tengah waduk. Proses evakuasi dilakukan dengan bantuan pelampung dan tali sebelum jasad dibawa ke rumah sakit.

Sekitar pukul 15.20 WITA, tim identifikasi Polres Pangkep mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pada saat bersamaan, tenaga medis juga melakukan pemeriksaan luar terhadap jenazah guna membantu proses penyelidikan.

Sampai saat ini, penyebab kematian Jamaluddin masih belum diketahui secara pasti. Setelah seluruh proses pemeriksaan selesai, jenazah direncanakan diserahkan kepada keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Kampung Balang, Desa Biringere, Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkep.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update