Notification

×

Iklan

Pengguna Tring! Pegadaian Padang Capai 123.600 Nasabah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 05:48 WIB Last Updated 2026-10-28T22:48:00Z

Minat Investasi Emas di Sumbar Tinggi, Pegadaian Perluas Layanan ke Mentawai

Padang, Rakyatterkini.com – Emas masih menjadi instrumen investasi pilihan masyarakat Sumatera Barat untuk menjaga nilai kekayaan sekaligus mengumpulkan aset dalam jangka panjang. Tingginya minat tersebut terlihat dari jumlah pengguna aplikasi Tring! milik PT Pegadaian Area Padang yang kini mencapai 123.600 nasabah, dengan mayoritas pengguna berasal dari kalangan perempuan, khususnya ibu rumah tangga.

Kepala Departemen Produk Gadai Pegadaian Area Padang, Busra Adiant, mengungkapkan bahwa emas sudah sejak lama menjadi bagian dari kebiasaan masyarakat Sumatera Barat dalam menyimpan dan mempertahankan nilai kekayaan.

Menurut Busra, ketertarikan masyarakat terhadap investasi emas tidak terlepas dari tradisi yang telah berkembang secara turun-temurun. Emas dinilai sebagai salah satu pilihan untuk menjaga aset sekaligus mempersiapkan keuangan di masa mendatang.

“Tingginya minat masyarakat terhadap emas tidak terlepas dari kebiasaan masyarakat Sumatera Barat yang menjadikan emas sebagai salah satu pilihan untuk menyimpan nilai kekayaan,” ujar Busra di Padang, Rabu (28/10/2026).

Ia menjelaskan, fenomena serupa juga ditemukan di sejumlah wilayah lain di Indonesia, termasuk Makassar dan Madura. Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa emas masih memiliki posisi penting dalam kebiasaan masyarakat mengelola keuangan dan membangun aset.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan gadai maupun investasi emas, Pegadaian terus memperluas jangkauan pelayanannya hingga ke kawasan kepulauan, salah satunya Kabupaten Kepulauan Mentawai. Hingga saat ini, jaringan layanan perusahaan tersebut telah tersebar di 72 titik pada tingkat kota dan kabupaten.

Selain mengandalkan outlet fisik, Pegadaian juga memperkuat pelayanan berbasis digital melalui aplikasi Tring!. Kehadiran aplikasi ini memberikan kemudahan bagi nasabah untuk mengakses berbagai layanan secara praktis. Sementara itu, kantor layanan tetap dibutuhkan untuk menjangkau masyarakat di wilayah yang akses digitalnya belum optimal.

Transaksi Emas di Mentawai Mulai Menunjukkan Perkembangan

Perluasan jaringan Pegadaian turut mendorong pertumbuhan aktivitas transaksi di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Walaupun outlet di daerah tersebut baru beroperasi sekitar dua bulan, layanan gadai dan pembelian emas mulai mendapatkan respons dari masyarakat.

Pemimpin Cabang PT Pegadaian Kantor Cabang Terandam Padang, Fuad Prima Putra, menyampaikan bahwa warga Tuapejat mulai memanfaatkan berbagai layanan yang tersedia. Nasabah yang mengakses layanan gadai berasal dari beragam latar belakang pekerjaan, mulai dari aparatur sipil negara (ASN) hingga pedagang.

Di sisi lain, pembelian emas juga menunjukkan aktivitas yang cukup rutin. Fuad menyebutkan, setiap hari terdapat masyarakat yang datang untuk melakukan transaksi pembelian emas.

“Setiap hari ada yang membeli emas. Sehari minimal ada tiga orang yang melakukan transaksi,” kata Fuad.

Ia menambahkan, kalangan pedagang termasuk kelompok masyarakat yang cukup aktif menggunakan layanan Tabungan Emas. Produk tersebut memungkinkan nasabah memiliki emas dengan cara membeli secara bertahap, sehingga jumlah investasi dapat disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan keuangan masing-masing.

Melalui pengembangan aplikasi Tring! dan perluasan jaringan kantor pelayanan, Pegadaian berupaya memperluas kesempatan masyarakat untuk berinvestasi emas, termasuk bagi warga yang tinggal di wilayah kepulauan.

Masyarakat kini dapat memanfaatkan layanan Tabungan Emas melalui aplikasi digital maupun dengan mendatangi outlet Pegadaian. Kedua pilihan tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi dan membangun aset secara bertahap sesuai kebutuhan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update