Notification

×

Iklan

Pemprov Sumbar Bangun Kembali Tanggul Batang Mangor

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:49 WIB Last Updated 2026-10-31T07:49:00Z

Pemprov Sumbar Rekonstruksi Tanggul Batang Mangor

Pariaman, Rakyatterkini.com – Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) terus melakukan pemulihan infrastruktur pascabencana melalui rehabilitasi dan rekonstruksi tanggul Batang Mangor yang berada di Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman.

Pembangunan tanggul sepanjang 154 meter tersebut bertujuan mengembalikan fungsi perlindungan tebing sungai yang mengalami kerusakan akibat bencana hidrometeorologi pada 2025. Selain itu, proyek ini juga menjadi langkah awal untuk memulihkan akses jalan Waterfront City Kota Pariaman yang terputus akibat bencana.

Proyek rekonstruksi tersebut didanai melalui tambahan Transfer ke Daerah (TKD) Provinsi Sumatera Barat dengan nilai anggaran sebesar Rp4,3 miliar. Pekerjaan telah dimulai sejak 9 September 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu maksimal 114 hari kalender, yakni paling lambat 31 Desember 2026.

Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Daya Air Dinas Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (SDABK) Provinsi Sumatera Barat, Edola Duangga, menyampaikan bahwa proses pembangunan saat ini masih berlangsung. Hingga Jumat (30/10/2026), konstruksi tanggul yang telah terpasang mencapai 57 meter dengan realisasi progres fisik sekitar 26 persen.

Saat meninjau langsung lokasi pekerjaan, Edola mengatakan pihaknya berupaya mempercepat penyelesaian proyek agar dapat diselesaikan lebih awal dari jadwal kontrak, yaitu pada awal Desember 2026.

Percepatan tersebut dinilai penting mengingat kondisi cuaca ke depan berpotensi menjadi tantangan dalam pelaksanaan konstruksi, terutama karena pekerjaan dilakukan di kawasan aliran sungai.

Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana percepatan sehingga tahapan pemulihan infrastruktur lainnya di kawasan tersebut bisa segera dilaksanakan.

Setelah tanggul selesai dibangun, Pemerintah Kota Pariaman direncanakan melanjutkan pekerjaan rekonstruksi jalan Waterfront City. Dengan demikian, akses transportasi yang sebelumnya terputus diharapkan dapat kembali berfungsi dan menghubungkan kawasan tersebut.

Penanganan kerusakan di sepanjang Batang Mangor juga merupakan bagian dari program rehabilitasi infrastruktur sekaligus langkah mitigasi untuk mengurangi risiko bencana di kemudian hari. Lokasi tersebut telah masuk dalam dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Kota Pariaman sebagai salah satu titik yang membutuhkan penanganan.

Selain di Kota Pariaman, upaya perbaikan infrastruktur sungai juga dilakukan pada aliran Batang Mangor yang melintasi wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Pekerjaan serupa di kedua daerah tersebut diharapkan mampu meningkatkan perlindungan kawasan serta infrastruktur yang berada di sekitar sungai.

Sebagaimana diketahui, bencana hidrometeorologi yang terjadi di Sumatera Barat pada November 2025 mengakibatkan kerusakan di berbagai wilayah. Hujan dengan intensitas tinggi memicu peningkatan debit air sungai hingga menyebabkan banjir, luapan sungai, serta tanah longsor. Dampaknya dirasakan masyarakat, mulai dari kerusakan permukiman hingga terganggunya akses jalan dan fasilitas publik.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan dan pemulihan infrastruktur sungai perlu dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya memperbaiki kerusakan yang telah terjadi, tetapi juga memperkuat ketahanan kawasan terhadap potensi bencana serupa.

Melalui rekonstruksi tanggul Batang Mangor, Pemprov Sumbar berharap pemulihan infrastruktur pascabencana di Kota Pariaman dapat berjalan lebih cepat. Pembangunan ini sekaligus diharapkan mendukung pemulihan akses jalan Waterfront City agar kembali berfungsi sebagai jalur penghubung dan penunjang pengembangan kawasan perkotaan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update