Notification

×

Iklan

Pemko Padang Resmikan Kampung Budi Daya Ikan di Pauh

Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:48 WIB Last Updated 2026-10-28T14:48:00Z

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meresmikan Kampung 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan terbatas di kawasan perkotaan. 

Salah satu langkah yang dilakukan yakni meresmikan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar di Koto Parak, Jalan Djamaluddin Wak Ketok, Kelurahan Pisang, Kecamatan Pauh, Rabu (28/10/2026).

Program pemberdayaan tersebut merupakan hasil inisiatif Yayasan Baitul Maal (YBM) PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang. Peluncurannya bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional ke-81 dan ditujukan kepada 53 keluarga penerima manfaat yang tersebar di RW 02, RW 05, dan RW 06 Kelurahan Pisang.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, yang meresmikan langsung program tersebut, mengapresiasi kepedulian YBM PLN UPT Padang dalam mendukung pemberdayaan ekonomi warga. Ia menilai budi daya ikan di pekarangan rumah menjadi salah satu alternatif usaha produktif yang dapat dikembangkan masyarakat di tengah keterbatasan lahan pertanian.

Menurut Maigus, program tersebut sejalan dengan upaya Pemko Padang dalam mengembangkan konsep pertanian perkotaan atau urban farming. Melalui pemanfaatan ruang yang tersedia, masyarakat diharapkan tetap produktif sekaligus memperoleh tambahan penghasilan.

“Program yang diinisiasi YBM PLN ini sejalan dengan semangat Pemko Padang dalam mengembangkan urban farming. Kita ingin masyarakat tetap produktif dan mampu memanfaatkan lahan yang tersedia untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Maigus.

Dalam pelaksanaannya, setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan berupa satu unit kolam terpal berbentuk bundar dengan diameter 200 sentimeter dan tinggi 90 sentimeter, berikut instalasi pendukungnya. Warga juga mendapatkan 750 ekor bibit ikan nila dan 50 ekor bibit ikan mas, disertai pelatihan serta pendampingan teknis untuk menunjang keberhasilan budi daya.

Maigus berharap bantuan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan awal, tetapi juga dikembangkan menjadi usaha berkelanjutan. Ia meminta Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang bersama camat, lurah, serta perangkat RT/RW agar memberikan pendampingan secara rutin sehingga hasil budi daya masyarakat dapat terus meningkat.

“Bantuan yang diterima hari ini harus kita syukuri, manfaatkan, dan kembangkan. Kalau hari ini satu kolam, tahun depan kita berharap bisa menjadi dua, kemudian bertambah lagi,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UPT Padang, Teguh Dwi Rahmansyah, menyampaikan bahwa pembentukan Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap masyarakat di lingkungan sekitarnya.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi pendorong bagi keluarga penerima manfaat untuk meningkatkan taraf hidup dan membangun kemandirian ekonomi melalui kegiatan usaha perikanan.

“Semoga program ini dapat meningkatkan kemandirian ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Melalui kolaborasi ini, Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar diharapkan menjadi titik awal penguatan ekonomi keluarga dan kemandirian masyarakat,” kata Teguh.

Ketua YBM PLN UPT Padang, Wesli Hamdani, menjelaskan bahwa pembiayaan program bersumber dari zakat pegawai PLN yang disalurkan untuk membantu dan memberdayakan masyarakat kurang mampu.

Ia menyebutkan, penetapan 53 keluarga penerima manfaat dilakukan melalui proses verifikasi berdasarkan data pemerintah. Program ini diprioritaskan bagi masyarakat yang masuk kelompok desil 1 hingga 4.

Wesli menambahkan, bantuan tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan keluarga sekaligus menciptakan peluang usaha produktif. Selain penyediaan sarana budi daya, penerima manfaat juga mendapatkan pelatihan dan pendampingan dengan melibatkan dinas terkait.

Pihaknya berharap warga dapat meningkatkan hasil produksi secara bertahap, mengembangkan skala usaha, serta menjadikan program ini sebagai contoh pemberdayaan masyarakat yang dapat diterapkan di kelurahan lainnya.

Peresmian Kampung Budi Daya Ikan Air Tawar tersebut turut dihadiri Camat Pauh Yandry, jajaran lurah se-Kecamatan Pauh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pauh, serta tokoh dan perwakilan masyarakat Kelurahan Pisang.

Melalui sinergi pemerintah daerah, PLN, dan masyarakat, program ini diharapkan mampu mendorong Kelurahan Pisang berkembang menjadi kawasan budi daya perikanan air tawar yang produktif, mandiri, dan berdaya saing di Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update