Notification

×

Iklan

Pemko Padang Gelar Gerakan Pangan Murah di Batang Arau

Jumat, 30 Oktober 2026 | 17:49 WIB Last Updated 2026-10-30T10:49:00Z

Pemko Padang melalui Dinas Perikanan dan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus berupaya menjaga kestabilan harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah perubahan harga kebutuhan pokok, khususnya komoditas cabai yang mengalami kenaikan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan yang digagas Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang itu berlangsung di Lapangan Seberang Pabayan, Kelurahan Batang Arau, Kecamatan Padang Selatan, Kamis (29/10/2026).

Program ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Selain meringankan pengeluaran rumah tangga, GPM juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi serta mengantisipasi kepanikan masyarakat akibat kekhawatiran terhadap ketersediaan bahan pangan atau panic buying.

Dalam pelaksanaannya, Pemko Padang melibatkan berbagai pihak untuk mendukung kelancaran kegiatan. Sejumlah mitra yang berpartisipasi di antaranya Perum Bulog, Bank Indonesia (BI), distributor Kasi Raya, Rajawali, dan Icip, serta pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) setempat.

Untuk memberikan manfaat tambahan bagi masyarakat, panitia juga menyediakan voucer belanja yang bisa digunakan secara langsung selama kegiatan berlangsung.

Tidak hanya memperhatikan aspek harga dan ketersediaan bahan pangan, Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang turut memastikan produk yang dijual memenuhi standar kebersihan dan kesehatan. Hal ini sejalan dengan upaya Pemko Padang dalam mempersiapkan diri menuju pengakuan sebagai bagian dari jaringan Kota Gastronomi dunia, yang salah satunya membutuhkan dukungan ekosistem kuliner sehat, higienis, dan berkualitas.

Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, Alfiadi, yang turut meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut, mengatakan bahwa GPM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat menghadapi perubahan harga kebutuhan pokok.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi langkah antisipatif untuk menjaga ketersediaan bahan pangan sekaligus menghindari lonjakan harga yang berpotensi menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat.

"Gerakan Pangan Murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah untuk menjamin ketersediaan pangan pokok berharga terjangkau sekaligus mencegah gejolak harga maupun panic buying di tengah masyarakat," ujar Alfiadi.

Ia menjelaskan, keterlibatan berbagai pihak dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting untuk memperluas manfaat program. Kolaborasi pemerintah, distributor, BI, dan UMKM diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, tetapi juga mendukung penyediaan produk kuliner yang sehat dan bersih.

"Melalui kolaborasi bersama para distributor, BI, dan pelaku UMKM, kami tidak hanya meringankan beban harian warga, tetapi juga mendorong penyediaan kuliner yang sehat dan bersih demi mendukung Padang sebagai Kota Gastronomi," tambahnya.

Sementara itu, Camat Padang Selatan, Wilman Muchtar, bersama jajaran Kelurahan Batang Arau turut memantau kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga Gerakan Pangan Murah dapat terlaksana dengan baik dan mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Wilman menyampaikan terima kasih kepada Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang, para sponsor, distributor, serta pelaku UMKM yang telah mendukung penyelenggaraan kegiatan di wilayah Batang Arau.

"Kami menyampaikan apresiasi mendalam kepada Dinas Perikanan dan Pangan Kota Padang serta seluruh sponsor dan UMKM yang telah berkontribusi nyata dalam menyukseskan Gerakan Pangan Murah di Batang Arau," ungkapnya.

Ia berharap masyarakat, khususnya warga Kecamatan Padang Selatan, dapat memanfaatkan program tersebut untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga dengan harga yang lebih ekonomis.

"Harapan kami masyarakat Padang Selatan dapat memanfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga sekaligus menjaga stabilitas pangan di wilayah kita," tutup Wilman.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update