Notification

×

Iklan

Pasbar Tanam 387 Pohon Buah di Hutan Kota Padang Tujuh

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 02:22 WIB Last Updated 2026-10-30T19:22:00Z

Foto bersama

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman Barat menggandeng Kebun Ophir PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional IV Jambi-Sumbar untuk merevitalisasi Hutan Kota Padang Tujuh. Upaya tersebut dilakukan guna meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengoptimalkan kawasan tersebut sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat.

Salah satu langkah yang dilakukan dalam revitalisasi ini adalah penanaman sebanyak 387 batang pohon buah dari berbagai jenis. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (29/10/2026), dengan melibatkan Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, SH, MH, bersama Manajer Kebun Ophir PTPN IV Regional IV Jambi-Sumbar, Nazarsyah Hutagalung.

Penanaman pohon juga diikuti Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, SIK, MH, Dandim Pasaman Barat Letkol Inf Darmawan Hendra Wijaya, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat, Nathan Henri.

Manajer Kebun Ophir, Nazarsyah Hutagalung, menyampaikan bahwa Hutan Kota dan Taman Satwa Padang Tujuh telah menjadi salah satu aset penting daerah sejak 2017. Keberadaan kawasan tersebut memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan kelestarian alam di Pasaman Barat.

Menurutnya, keberadaan aset lingkungan tersebut perlu mendapatkan perhatian dan pemeliharaan secara berkelanjutan agar manfaatnya tetap dirasakan oleh generasi mendatang.

Ia menegaskan, pelestarian Hutan Kota Padang Tujuh bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh pihak.

Sementara itu, Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, mengatakan penanaman ratusan pohon tersebut merupakan bagian dari upaya pembenahan lanskap serta penataan zonasi kawasan Hutan Kota Padang Tujuh.

Melalui revitalisasi ini, pemerintah daerah berharap fungsi ekologis dan sosial hutan kota dapat berjalan lebih optimal. Selain sebagai kawasan penghijauan, lokasi tersebut juga diharapkan berkembang menjadi tempat pembelajaran lingkungan sekaligus destinasi rekreasi bagi masyarakat.

Yulianto menjelaskan, Hutan Kota Padang Tujuh merupakan aset strategis daerah yang memiliki fungsi sebagai paru-paru kota. Kawasan ini juga diproyeksikan menjadi ruang publik yang memberikan manfaat dari sisi lingkungan, pendidikan, dan wisata.

Adapun 387 batang bibit yang ditanam terdiri dari beragam tanaman buah, di antaranya enam jenis durian, tiga jenis kelengkeng, tiga jenis rambutan, tiga jenis alpukat, tujuh jenis mangga, tiga jenis matoa, tiga jenis manggis, tiga jenis nangka, tiga jenis sirsak, tiga jenis petai, tiga jenis jambu kristal, jambu air, serta tiga jenis duku.

Dengan penanaman berbagai jenis pohon tersebut, revitalisasi Hutan Kota Padang Tujuh diharapkan mampu memperkuat penghijauan, menjaga keanekaragaman tanaman, serta menciptakan kawasan terbuka hijau yang lebih asri dan bermanfaat bagi masyarakat Pasaman Barat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update