Notification

×

Iklan

Mahyeldi Dorong Masjid Jadi Pusat Pembinaan Umat

Senin, 26 Oktober 2026 | 06:55 WIB Last Updated 2026-10-26T00:30:00Z

Training Manajemen Masjid di IV Koto

IV Koto, Rakyatterkini.com – Keberadaan masjid di tengah masyarakat diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pendidikan agama, pembinaan umat, kegiatan sosial, serta pembentukan karakter generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, saat menghadiri Training Manajemen Masjid Komprehensif yang diikuti para pengurus masjid se-Kecamatan IV Koto di Aula Kantor Camat IV Koto, Minggu (25/10).

Dalam kesempatan itu, Mahyeldi menekankan bahwa upaya memakmurkan masjid atau imarah tidak cukup dilakukan melalui pembangunan maupun renovasi bangunan. Hal yang lebih utama adalah menghidupkan masjid dengan berbagai aktivitas ibadah, pembinaan keagamaan, serta kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan masjid perlu dilakukan secara terencana dan profesional agar seluruh fungsi masjid dapat berjalan secara maksimal. Oleh sebab itu, pelatihan manajemen masjid dinilai penting untuk meningkatkan kapasitas pengurus dalam mengelola dan mengembangkan kegiatan di lingkungan masjid.

Mahyeldi juga mengajak pengurus masjid dan surau untuk meningkatkan kualitas pengelolaan serta menghadirkan program-program yang mampu menjadi teladan bagi masyarakat.

Sebagai bentuk dorongan, pemerintah provinsi berencana memilih satu masjid dan satu surau terbaik dari setiap kecamatan untuk dikunjungi dalam agenda Safari Ramadan.

“Masjid mana yang paling aktif dan makmur akan kita lihat. Nantinya, satu masjid dan satu surau dari setiap kecamatan akan dipilih untuk dikunjungi saat Safari Ramadan,” ungkapnya.

Ia berharap kegiatan pelatihan tersebut tidak hanya menambah pengetahuan para pengurus, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas pengelolaan masjid sehingga keberadaannya semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Sementara itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menyampaikan bahwa penguatan peran masjid dan surau merupakan bagian penting dalam mendukung terwujudnya visi Kabupaten Agam, yakni Agam Madani.

Ia menjelaskan, gagasan Agam Madani telah menjadi bagian dari arah pembangunan daerah sejak kepemimpinan kepala daerah sebelumnya. Hingga saat ini, nilai-nilai tersebut tetap menjadi landasan dalam mendorong kehidupan masyarakat yang lebih baik.

Namun, Benni mengingatkan bahwa konsep Agam Madani tidak boleh sekadar menjadi wacana dalam dokumen perencanaan atau disampaikan melalui pidato. Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Agam Madani harus benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya tertulis dalam dokumen atau disampaikan dalam pidato. Untuk mewujudkannya, diperlukan usaha bersama dari seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Salah satu langkah yang terus didorong pemerintah daerah, lanjut Benni, adalah gerakan Bangkit dari Surau. Gerakan tersebut diharapkan semakin berkembang dan melibatkan lebih banyak masyarakat agar mampu memberikan dampak yang luas.

Ia menilai masjid dan surau perlu diperkuat sebagai tempat pembinaan generasi muda. Menurutnya, pembentukan karakter generasi penerus membutuhkan keteladanan nyata dari orang tua, tokoh masyarakat, pengurus masjid, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kehidupan sosial.

“Fokus kita adalah generasi penerus. Perubahan tidak akan terwujud apabila kita tidak memberikan contoh yang baik. Karena itu, kita harus mampu menjadi teladan bagi generasi berikutnya,” kata Benni.

Lebih lanjut, ia menyebut masjid memiliki peluang besar untuk menjadi pusat pemberdayaan dan kebangkitan umat. Selain sebagai tempat menunaikan salat lima waktu, masjid juga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pendidikan, pembinaan akhlak, pengembangan potensi anak muda, pelayanan sosial, hingga pemberdayaan masyarakat.

Benni menegaskan, pelatihan manajemen masjid merupakan salah satu langkah untuk memperkuat gerakan Bangkit dari Surau sekaligus mengoptimalkan peran masjid dalam kehidupan masyarakat.

Dengan pengelolaan yang baik dan program yang berkelanjutan, masjid dan surau diharapkan mampu menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial yang berkontribusi terhadap pembentukan generasi berkarakter serta mendukung terwujudnya Agam Madani.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update