Padang, Rakyatterkini.com – Pelatih Sumsel United, M. Nasuha, menyampaikan kekecewaannya setelah tim yang diasuhnya harus mengakui keunggulan Semen Padang FC dengan skor tipis 0-1. Kekalahan tersebut terjadi pada pertandingan pekan kedelapan Pegadaian Championship 2026.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jumat (30/10/2026), Nasuha menyoroti beberapa momen penting yang dinilainya memengaruhi jalannya laga. Dua hal yang menjadi perhatiannya adalah keputusan wasit serta kartu merah yang diterima salah seorang pemain Sumsel United.
Meski hasil pertandingan tidak sesuai harapan, Nasuha tetap mengapresiasi kerja keras para pemainnya. Ia mengucapkan terima kasih karena seluruh pemain telah berusaha memberikan penampilan terbaik hingga pertandingan berakhir.
Menurutnya, Sumsel United sebenarnya mampu memperlihatkan permainan yang cukup menjanjikan, khususnya pada babak pertama. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, tetapi belum mampu dikonversi menjadi gol.
Situasi pertandingan kemudian berubah setelah memasuki babak kedua. Sumsel United harus kehilangan pemain bertahan, Wafa Habiby, yang mendapat kartu merah. Kondisi tersebut membuat timnya kesulitan mengantisipasi tekanan dan serangan yang terus dilancarkan Semen Padang FC.
Nasuha menjelaskan, bermain dengan sepuluh pemain membuat anak asuhnya harus mengubah pendekatan permainan. Fokus tim pun lebih banyak diarahkan untuk memperkuat pertahanan dan membendung serangan lawan.
Selain persoalan kartu merah, Nasuha turut mempertanyakan salah satu keputusan penting wasit dalam pertandingan tersebut. Ia mengaku belum mengetahui secara pasti apakah insiden yang terjadi layak berujung hadiah penalti atau tidak.
Menurutnya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan wasit sebagai pengadil pertandingan. Ia juga berharap setiap keputusan yang diambil dapat dipertanggungjawabkan sesuai aturan yang berlaku.
Di kesempatan yang sama, pemain Sumsel United, Bagas, menganggap pertandingan menghadapi Semen Padang FC berlangsung cukup menarik. Ia menyebut timnya sempat memberikan perlawanan dan mampu membangun sejumlah serangan.
Bagas tidak menampik bahwa keluarnya kartu merah turut memengaruhi konsentrasi serta permainan tim. Kendati demikian, ia meminta rekan-rekannya menjadikan hasil negatif tersebut sebagai bahan evaluasi untuk pertandingan berikutnya.
Ia berharap Sumsel United dapat segera membenahi kekurangan, meningkatkan fokus, dan mempersiapkan diri agar mampu meraih hasil lebih baik pada laga mendatang.
Hasil pertandingan ini membawa dampak berbeda bagi kedua tim dalam persaingan klasemen sementara. Sumsel United masih tertahan di papan tengah, sedangkan kemenangan membuat Semen Padang FC naik ke posisi ketiga.
Setelah kekalahan tersebut, Nasuha bersama jajaran staf pelatih memiliki pekerjaan rumah untuk mengevaluasi performa tim, terutama dalam mengantisipasi situasi sulit ketika harus bermain dengan jumlah pemain yang tidak lengkap. Pemulihan mental dan kesiapan pemain juga menjadi perhatian penting menjelang pertandingan selanjutnya.(da*)


