Notification

×

Iklan

BMKG Prediksi Hujan Lebat Guyur Sumbar Sepekan

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:47 WIB Last Updated 2026-10-31T19:23:06Z

Ilustrasi

Padang, Rakyatterkini.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sejumlah wilayah di Sumatera Barat (Sumbar) berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat selama periode 30 Oktober hingga 5 November 2026.

Potensi peningkatan curah hujan tersebut dipengaruhi oleh beberapa fenomena atmosfer, di antaranya aktivitas Madden-Julian Oscillation (MJO), keberadaan Siklon Tropis 91B di Laut Andaman, serta adanya pertemuan dan perlambatan massa angin di sekitar Sumatera Barat.

Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau menjelaskan, aktifnya fenomena MJO di wilayah Indonesia bagian barat, ditambah pengaruh Siklon Tropis 91B, menyebabkan perubahan dinamika atmosfer. Kondisi ini memicu terbentuknya pola pertemuan dan perlambatan angin yang mendukung pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumbar.

Faktor lainnya adalah meningkatnya anomali suhu permukaan laut di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera. Kondisi tersebut mendorong proses penguapan yang menghasilkan pasokan uap air lebih banyak sehingga turut mendukung pembentukan awan hujan.

Sebelumnya, BMKG mencatat sejumlah daerah di Sumatera Barat telah mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat selama 27-29 Oktober 2026.

Curah hujan tertinggi pada 27 Oktober tercatat di Kabupaten Sijunjung dengan jumlah 97 milimeter. Sehari berikutnya, Kabupaten Pasaman mencatat curah hujan mencapai 80,5 milimeter. Sementara pada 29 Oktober, curah hujan tertinggi terjadi di Kabupaten Tanah Datar sebesar 49,6 milimeter.

Memasuki periode 30 Oktober hingga 5 November 2026, potensi hujan sedang hingga lebat masih perlu diwaspadai. Sejumlah daerah yang diperkirakan mengalami peningkatan curah hujan meliputi Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Padang Pariaman, Kota Padang, Pesisir Selatan, Pasaman, Lima Puluh Kota, Solok, Solok Selatan, Sijunjung, hingga Dharmasraya.

BMKG mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Selain itu, warga disarankan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan mengingat sebaran asap berpotensi memengaruhi kualitas udara di Sumatera Barat.

Masyarakat juga diminta menjaga kebersihan saluran drainase agar aliran air tetap lancar. Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko genangan, banjir, serta kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi lainnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update