![]() |
| 50 insan pers dalam Orientasi Lapangan Bimbingan Teknis Jurnalistik Penguatan Kemitraan Media di Pekanbaru, Riau, Minggu (25/10/2026). | Foto diskominfo |
PEKANBARU – Pemerintah Kota Solok terus berinovasi dalam membangun kemitraan yang profesional dengan insan pers. Kali ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) meluncurkan SIKOMPAK (Sistem Informasi Kemitraan Kominfo dan Pers).
Inovasi digital yang dirancang untuk mewujudkan tata kelola kerja sama media yang lebih transparan, akuntabel, dan modern.
SIKOMPAK diperkenalkan di hadapan 50 insan pers dalam kegiatan Orientasi Lapangan Bimbingan Teknis Jurnalistik Penguatan Kemitraan Media di Pekanbaru, Riau, Minggu (25/10/2026).
Kehadiran sistem digital ini menjadi langkah strategis Pemkot Solok dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi sekaligus memperkuat hubungan kerja sama antara pemerintah daerah dan perusahaan pers.
Kepala Diskominfo Kota Solok, Nurzal Gustim, menegaskan penguatan kemitraan media tidak cukup hanya melalui pelatihan jurnalistik. Pembenahan sistem kerja sama juga menjadi bagian penting agar hubungan antara pemerintah dan pers berjalan lebih terarah, profesional, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Di era digital, media dan pemerintah harus berjalan beriringan—sama-sama menjaga akurasi informasi, sama-sama bekerja demi kepentingan masyarakat luas,” ujar Nurzal Gustim di sela-sela kegiatan.
Menurutnya, peningkatan kapasitas jurnalistik perlu dibarengi dengan tata kelola kemitraan yang baik. Dengan demikian, komunikasi antara pemerintah dan media dapat berlangsung secara efektif, terbuka, serta berorientasi pada kepentingan publik.
SIKOMPAK menjadi salah satu inovasi yang mendapat perhatian dalam kegiatan tersebut. Sistem berbasis digital ini dirancang untuk mempermudah pertukaran informasi sekaligus menata proses kemitraan antara Diskominfo Kota Solok dan perusahaan pers.
Melalui sistem yang lebih terstruktur, pengelolaan kerja sama diharapkan menjadi lebih mudah, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Kejelasan mekanisme juga diharapkan mampu meminimalkan kendala administrasi serta menciptakan pola kemitraan yang lebih tertib.
Lebih dari sekadar pemanfaatan teknologi, kehadiran SIKOMPAK menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan antara pemerintah daerah dan media.
Keterbukaan informasi, kejelasan prosedur, serta konsistensi penerapan sistem menjadi faktor penting untuk menciptakan hubungan kerja yang profesional dan saling menghormati.
Kegiatan orientasi lapangan di Pekanbaru tersebut diikuti 50 peserta yang terdiri dari jurnalis dan pengelola informasi dari berbagai media yang bermitra dengan Pemko Solok.
Selain memperkenalkan SIKOMPAK, kegiatan ini juga memberikan pembekalan mengenai penguatan keterampilan jurnalistik, standar kerja profesional, tata kelola informasi, serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung aktivitas media.
Pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan insan pers dalam menyajikan informasi yang cepat, akurat, berimbang, dan dapat dipercaya masyarakat.
Di tengah derasnya arus informasi digital, profesionalisme jurnalistik menjadi semakin penting. Media tidak hanya dituntut menyampaikan berita secara cepat, tetapi juga harus mengedepankan verifikasi, akurasi, dan kepentingan publik.
Karena itu, penguatan kapasitas wartawan dan pembenahan sistem kemitraan dinilai perlu berjalan beriringan untuk menciptakan ekosistem informasi yang sehat.
Pemko Solok berharap penerapan SIKOMPAK dapat menjadi fondasi bagi terciptanya hubungan kemitraan yang lebih berkualitas antara pemerintah dan perusahaan pers.
Namun, keberhasilan inovasi tersebut tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi. Konsistensi pelaksanaan, keterbukaan informasi, serta komitmen seluruh pihak dalam menjalankan prinsip profesionalisme juga menjadi penentu utama.
Di sisi lain, kemitraan yang sehat tetap perlu menghormati independensi pers dalam menjalankan fungsi jurnalistiknya, termasuk menyampaikan kritik dan melakukan kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui pengenalan SIKOMPAK di Pekanbaru, Diskominfo Kota Solok optimistis pengelolaan kemitraan media dapat semakin tertata, transparan, dan akuntabel.
Pada akhirnya, hubungan yang profesional antara pemerintah dan media diharapkan tidak hanya memperkuat komunikasi publik, tetapi juga memastikan masyarakat memperoleh informasi yang berkualitas, akurat, dan bermanfaat. (sa)


