Alahan Panjang, Rakyatterkini.com — Perbaikan sejumlah infrastruktur jalan di Sumatra Barat setelah terdampak bencana hidrometeorologi terus dikebut.
Pemerintah daerah melalui Dinas Bina Marga, Cipta Karya, dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumatra Barat mempercepat pekerjaan agar akses masyarakat kembali normal.
Salah satu ruas yang menjadi perhatian adalah jalur Pasar Baru, Kabupaten Pesisir Selatan, menuju Alahan Panjang, Kabupaten Solok. Kondisi jalan di jalur tersebut kini telah kembali memiliki lebar yang memadai sehingga kendaraan dari kedua arah sudah dapat melintas.
Armizoprades mengatakan penanganan kerusakan jalan dilakukan melalui sejumlah metode. Selain menggunakan jasa pihak ketiga, pekerjaan juga dilaksanakan secara swakelola oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah VI serta UPTD Workshop dan Alat Berat.
"Perbaikan yang dilakukan saat ini memanfaatkan anggaran reguler APBD, baik melalui pihak ketiga maupun pengerjaan secara swakelola," kata Armizoprades saat meninjau pekerjaan di ruas Bayang–Alahan Panjang, Selasa (20/10/2026).
Ia menyebutkan, terdapat tiga titik yang ditangani melalui pihak ketiga dan progres pekerjaannya telah mencapai sekitar 40 persen. Ketiga lokasi tersebut ditargetkan selesai pada November 2026. Bentuk pekerjaan meliputi pembangunan bronjong untuk memperkuat tebing, pemasangan pasangan batu, serta pengaspalan kembali permukaan jalan.
Sementara itu, penanganan secara swakelola juga terus berjalan. Hingga pekan ini, delapan titik kerusakan dilaporkan telah selesai diperbaiki.
Menurut Armizoprades, pemulihan infrastruktur jalan turut mendapatkan dukungan dari Dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dikelola Dinas BMCKTR dengan nilai keseluruhan sekitar Rp258 miliar. Dari anggaran tersebut, sebesar Rp500 juta dialokasikan secara khusus untuk mempercepat penanganan ruas Pasar Baru–Alahan Panjang.
Ia berharap dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui Dana R3P dapat terus diberikan agar proses pemulihan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan demikian, kondisi jalan di jalur tersebut diharapkan bisa kembali berfungsi secara optimal seperti sebelum terdampak bencana.
Pelaksanaan pekerjaan di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama kondisi cuaca yang berubah-ubah dan karakteristik medan yang cukup berat. Meski demikian, Dinas BMCKTR memastikan perbaikan akan terus dilanjutkan hingga seluruh tahapan penanganan selesai.
Armizoprades juga mengingatkan pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi jalur Pasar Baru–Alahan Panjang. Pengendara diminta lebih berhati-hati, khususnya ketika hujan deras turun di kawasan yang sebelumnya mengalami longsor.(da*)


