Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus berupaya meningkatkan profesionalisme dan kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) melalui penguatan tata kelola perusahaan. Salah satu upaya tersebut dilakukan dengan melantik Indra Noferi sebagai Dewan Pengawas (Dewas) Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Padang Sejahtera Mandiri (PSM) untuk periode 2025–2029.
Pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Gedung Putih, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Kamis (29/10/2026). Kegiatan itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Direktur Perumda PSM Alvino Martha bersama jajaran, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemko Padang.
Dalam sambutannya, Fadly Amran meminta Dewan Pengawas yang baru dilantik menjalankan tugas secara maksimal, terutama dalam memastikan pengawasan dan evaluasi terhadap kinerja perusahaan. Ia berharap kehadiran Indra Noferi dapat memperkuat sistem pengendalian internal sekaligus mendorong pembenahan manajemen agar Perumda PSM semakin berkembang dan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.
Fadly menyebut pelantikan tersebut menjadi momentum bagi Perumda PSM untuk melakukan pembenahan dan meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan Kota Padang.
"Hari ini tentu menjadi lembaran baru bagi PSM Kota Padang. Dengan dilantiknya pengawas yang baru, diharapkan dapat meningkatkan kinerja perusahaan, dan mempercepat terwujudnya Program Unggulan Padang Melayani," ujar Fadly Amran.
Ia juga meminta jajaran direksi lebih aktif membangun kemitraan dengan berbagai pihak guna memperluas peluang usaha. Menurutnya, Perumda PSM memiliki tanggung jawab mengelola sejumlah sektor strategis yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Beberapa bidang yang berada dalam lingkup usaha perusahaan tersebut meliputi transportasi umum, pariwisata, pengelolaan parkir, distribusi semen, hingga pengoperasian Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).
Fadly menilai pengelolaan berbagai sektor tersebut harus didukung dengan perencanaan matang, manajemen profesional, serta inovasi yang berkelanjutan. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempermudah akses pelayanan bagi masyarakat.
Selain itu, direksi diminta mampu mengidentifikasi potensi bisnis baru melalui kajian dan studi kelayakan yang komprehensif. Dengan demikian, setiap peluang usaha dapat dikembangkan secara terukur dan memberikan manfaat bagi perusahaan.
"Saya minta kepada direktur perusahaan ini agar benar-benar mengembangkan perusahaan. Silakan gali berbagai potensi dan lakukan studi kelayakan terhadap peluang-peluang usaha yang ada, sehingga perusahaan ke depan dapat terus berkembang," tegasnya.
Lebih lanjut, Fadly mengatakan penguatan Perumda PSM merupakan bagian dari upaya Pemko Padang dalam mempersiapkan kota menghadapi perkembangan sebagai kawasan metropolitan. Potensi ekonomi yang dimiliki daerah, menurutnya, perlu dikelola secara optimal agar menghasilkan nilai tambah dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
"Padang sedang menuju kota metropolitan. Potensi ekonomi yang tersedia harus dikelola dengan baik agar dapat memberikan nilai tambah bagi perusahaan, sekaligus mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tutup Fadly Amran.(da*)


