Notification

×

Iklan

Ditegur Ugal-ugalan, Pria di Surabaya Tusuk Pengendara

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 09:48 WIB Last Updated 2026-10-31T02:48:00Z

Terduga pelaku penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Surabaya, melarikan diri dengan terjun ke Kali Jagir.

Jakarta, Rakyatterkini.com – Perselisihan di jalan raya berujung aksi penusukan di Jalan Panjang Jiwo, Kecamatan Tenggilis Mejoyo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (30/10/2026) dini hari. 

Terduga pelaku yang merupakan bagian dari rombongan mobil Toyota Avanza bahkan nekat melompat ke Kali Jagir untuk menghindari kejaran massa setelah menyerang korban menggunakan senjata tajam.

Insiden tersebut berawal ketika pengemudi Toyota Avanza diduga mengendarai kendaraannya secara ugal-ugalan sehingga membahayakan pengguna jalan lainnya. Melihat kondisi itu, pengendara Toyota Innova Zenix berinisiatif memberikan teguran kepada sopir Avanza.

Alih-alih menerima teguran, pengemudi Avanza bersama rombongannya justru terlibat adu mulut dengan rombongan Innova Zenix. Pertengkaran kemudian semakin memanas hingga salah seorang dari rombongan Avanza diduga mengeluarkan pisau dan menyerang korban.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, mengungkapkan bahwa konflik tersebut diduga dipicu kondisi pengemudi Avanza yang berada di bawah pengaruh minuman keras.

Menurutnya, pengendara Innova Zenix menegur sopir Avanza lantaran cara berkendaranya dinilai membahayakan keselamatan orang lain. Namun, teguran tersebut tidak diterima dengan baik hingga memicu pertikaian.

“Karena dinilai membahayakan, pengendara Innova Zenix menegur pengendara Avanza. Namun, karena pengendara Avanza diduga dalam keadaan mabuk, mereka tidak terima dan terjadilah perpecahan,” kata Luthfie, dikutip dari iNews Surabaya.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan penanganan medis di rumah sakit. Sementara itu, terduga pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga sebelum akhirnya melarikan diri dengan menceburkan diri ke Kali Jagir.

“Setelah menusuk korban dan diamuk massa, pelaku kemudian melarikan diri dengan cara terjun ke Kali Jagir,” ungkapnya.

Dalam perkembangan penanganan kasus ini, polisi telah mengamankan beberapa orang yang diduga memiliki kaitan dengan kejadian tersebut. Mereka diketahui berada di dalam kendaraan yang sama dengan rombongan terduga pelaku.

Kasi Humas Polrestabes Surabaya, AKP Hadi Ismanto, menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui keterlibatan masing-masing orang yang telah diamankan.

Hingga kini, polisi belum menentukan status hukum mereka karena proses pendalaman masih berjalan.

“Jadi masih dilakukan pemeriksaan. Ada yang diduga, namun perannya belum jelas, jadi masih pemeriksaan,” ujar Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (30/10/2026).

Hadi juga belum menyampaikan secara terperinci jumlah orang yang dibawa ke kantor polisi. Ia menegaskan bahwa keberadaan seseorang dalam rombongan kendaraan tidak serta-merta membuktikan keterlibatannya dalam aksi penusukan.

Menurutnya, penyidik masih harus memastikan siapa yang benar-benar terlibat dalam tindak pidana tersebut sebelum menetapkan status hukum pihak-pihak yang diperiksa.

“Kalau diduga karena ikut rombongan ada, namun itu pelaku atau bukan, itu kan berarti arahnya ke tersangka. Kita masih proses pemeriksaan. Yang memeriksa saja belum selesai melakukan proses pemeriksaan,” jelasnya.

Secara terpisah, Kapolsek Gubeng, AKP Sugarda Aditya, membenarkan bahwa penanganan perkara tersebut kini berada di bawah kewenangan Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan dan mendalami rangkaian peristiwa, termasuk memastikan peran orang-orang yang telah diamankan.

“Monitor. Terkait perkara tersebut Satreskrim Polrestabes yang ambil alih. Untuk kronologis dari Satreskrim Tabes, diduga pelaku sudah beberapa diamankan Polrestabes,” kata Sugarda.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update