Padang, Rakyatterkini.com – Sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang dapat disertai petir pada Minggu (25/10/2026).
Hujan berpotensi berlangsung sejak pagi hingga malam hari, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap perubahan kondisi cuaca.
Berdasarkan prakiraan cuaca, hujan diperkirakan mulai mengguyur Kabupaten Pasaman Barat, Pasaman, dan Agam sekitar pukul 07.00 WIB. Ketiga daerah tersebut berpotensi mengalami hujan hingga malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Kabupaten Pasaman menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian karena berpeluang mengalami hujan lebat disertai petir sejak pagi hingga siang. Sementara itu, hujan petir di Kabupaten Agam diperkirakan terjadi pada sore hari.
Memasuki pukul 10.00 WIB, hujan diprediksi mulai turun di Kabupaten Padang Pariaman, Kota Pariaman, dan Kepulauan Mentawai.
Selanjutnya, sekitar pukul 13.00 WIB, potensi hujan meluas ke sejumlah daerah lainnya, meliputi Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Padang, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, dan Kota Sawahlunto.
Pada sore hari, cakupan hujan diperkirakan semakin meluas hingga hampir seluruh wilayah Sumbar. Masyarakat di Kabupaten Agam, Kota Payakumbuh, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Sijunjung, Kota Sawahlunto, serta daerah di sekitarnya diminta lebih berhati-hati karena berpotensi mengalami cuaca dengan intensitas hujan yang lebih tinggi.
Memasuki malam hari, intensitas hujan diperkirakan berangsur menurun menjadi hujan ringan di sejumlah lokasi. Beberapa daerah juga diprakirakan mulai terbebas dari hujan, meskipun kondisi langit masih berawan hingga berkabut.
Wilayah yang berpotensi mengalami kondisi tersebut antara lain Kabupaten Lima Puluh Kota, Kota Payakumbuh, Kota Bukittinggi, Kota Sawahlunto, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kepulauan Mentawai.
Di antara wilayah Sumbar, Kota Solok menjadi satu-satunya daerah yang diprakirakan tidak mengalami hujan sepanjang hari. Suhu udara di wilayah ini berkisar antara 21–26 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 77–96 persen. Kecepatan anginnya diperkirakan mencapai 6 kilometer per jam, termasuk yang terendah di Sumbar.
Dari sisi suhu udara, Kota Bukittinggi diprakirakan menjadi wilayah terdingin dengan kisaran suhu 18–22 derajat Celsius. Sebaliknya, Kabupaten Pesisir Selatan diperkirakan menjadi daerah terhangat, dengan suhu mencapai 26–32 derajat Celsius.
Sementara itu, kelembapan udara tertinggi diprakirakan terjadi di Kota Padang Panjang, yakni mencapai 100 persen. Adapun Kabupaten Dharmasraya memiliki tingkat kelembapan terendah, sekitar 74 persen.
Untuk kecepatan angin, Kepulauan Mentawai berpotensi mengalami angin hingga 25 kilometer per jam. Angin dengan kecepatan cukup tinggi juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan hingga 21 kilometer per jam dan Kota Padang sekitar 15 kilometer per jam.
Di luar Kota Solok, kecepatan angin relatif rendah diprakirakan terjadi di Kota Payakumbuh dan Padang Panjang, dengan kecepatan sekitar 7 kilometer per jam.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan diharapkan memperhatikan perkembangan cuaca, terutama saat hujan lebat dan petir berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari. (da*)


