Notification

×

Iklan

874 Ribu Warga Somalia Terancam Mengungsi akibat Banjir

Jumat, 23 Oktober 2026 | 02:46 WIB Last Updated 2026-10-22T19:46:00Z

Banjir parah akibat El Nino menerjang Somalia.

Jakarta, Rakyatterkini.com –  Sebanyak hampir 874.000 penduduk Somalia diperkirakan berisiko meninggalkan tempat tinggal mereka dalam tiga bulan mendatang akibat ancaman banjir yang dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem terkait fenomena El Niño. Peringatan tersebut disampaikan Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) pada Rabu (21/10).

IOM menjelaskan, peningkatan debit sungai dan tingginya curah hujan berpotensi menimbulkan banjir di sejumlah wilayah Somalia. Situasi ini semakin mengkhawatirkan karena masyarakat setempat masih berjuang menghadapi dampak kekeringan serta perpindahan penduduk yang terjadi berulang kali.

Menurut perkiraan IOM, curah hujan selama musim hujan tahun ini berpeluang melampaui kondisi normal seiring menguatnya fenomena El Niño. Kondisi tersebut meningkatkan risiko bencana banjir yang dapat memaksa ribuan keluarga meninggalkan rumah mereka.

Di sisi lain, upaya penanganan krisis kemanusiaan di negara tersebut masih terkendala keterbatasan dana. IOM mencatat, kebutuhan pendanaan untuk program bantuan sebesar 16,62 juta dolar AS atau setara dengan sekitar Rp299,86 miliar baru terpenuhi 14 persen dari jumlah yang diperlukan.

Sebelumnya, Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada awal Oktober telah memperingatkan bahwa jutaan warga Somalia terancam mengalami krisis pangan akibat banjir yang berkaitan dengan fenomena El Niño.

Sementara itu, Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), lembaga yang berada di bawah naungan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), menyampaikan pada Rabu bahwa El Niño tahun ini berpotensi menjadi salah satu yang terkuat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir.

El Niño merupakan fenomena iklim yang memengaruhi pola cuaca di berbagai belahan dunia. Fenomena ini dapat memicu beragam kondisi ekstrem, mulai dari peningkatan suhu dan kekeringan hingga hujan lebat yang berujung pada banjir di sejumlah wilayah.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update