Notification

×

Iklan

Vasko Targetkan Sumbar Masuk Lima Besar MTQ Nasional

Jumat, 11 September 2026 | 16:48 WIB Last Updated 2026-09-11T09:48:00Z

Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy melepas 53 orang kafilah Sumbar 

Padang, Rakyatterkini.com — Wakil Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Vasko Ruseimy, secara resmi melepas 53 kafilah yang akan mewakili Sumbar pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI di Semarang, Jawa Tengah. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 11 hingga 20 September 2026.

Pelepasan kontingen digelar di Aula Kantor Gubernur Sumbar, Kamis (10/9/2026). Prosesi ditandai dengan penyerahan Pataka Pemerintah Provinsi Sumbar dari Vasko Ruseimy kepada Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni. Kegiatan tersebut turut disaksikan Ketua Harian LPTQ Sumbar serta perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar.

Dalam kesempatan itu, Vasko menegaskan bahwa keikutsertaan Sumbar dalam MTQ Nasional tidak hanya berorientasi pada perolehan juara. Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menguatkan penerapan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat, yang selaras dengan falsafah Minangkabau.

Karena itu, ia meminta seluruh anggota kafilah memberikan penampilan terbaik sekaligus membawa semangat Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) selama mengikuti perlombaan.

“Perjuangan di MTQ Nasional ini juga merupakan bagian dari upaya mempertahankan nilai-nilai ABS-SBK. Tampilkan kemampuan terbaik dan buktikan bahwa Sumbar memiliki generasi yang Qurani,” ujar Vasko.

Vasko optimistis kontingen Sumbar mampu bersaing dengan peserta dari daerah lain. Keyakinan tersebut tidak terlepas dari catatan prestasi Sumbar yang sebelumnya tiga kali berturut-turut menjadi juara umum nasional pada MTQ Korpri.

Selain itu, terdapat empat anggota kafilah yang saat ini berlaga di MTQ Nasional XXXI yang sebelumnya juga pernah memperkuat Sumbar dalam MTQ Nasional Korpri.

“Pada MTQ Nasional Korpri, kita berhasil menjadi juara umum tiga kali berturut-turut. Sekarang ada empat kafilah yang sebelumnya juga meraih prestasi di ajang tersebut. Artinya, kita memiliki modal yang cukup kuat untuk tampil maksimal,” katanya.

Vasko juga memastikan Pemerintah Provinsi Sumbar akan memberikan dukungan penuh kepada para peserta. Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, kata dia, dijadwalkan datang langsung ke Semarang untuk memberikan dukungan kepada kontingen. Sementara Vasko sendiri akan hadir di tengah pelaksanaan MTQ Nasional.

“Insya Allah Gubernur akan hadir di Semarang untuk memberikan dukungan. Saya juga akan datang di pertengahan pelaksanaan. Mudah-mudahan kita bisa tampil dengan kekuatan penuh dan seluruh kafilah tetap bersemangat,” ujarnya.

Dengan dukungan tersebut, Vasko berharap prestasi Sumbar pada MTQ Nasional sebelumnya dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan. Ia menetapkan target agar Sumbar mampu menembus posisi lima besar nasional.

Ia juga meminta para peserta menjaga kekompakan dan saling memberikan dukungan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan di Semarang.

“Biro Kesra kami minta membantu memfasilitasi dan menjembatani seluruh kebutuhan kafilah. Pemprov Sumbar akan berupaya memberikan dukungan semaksimal mungkin. Dari 53 peserta, saya berharap semuanya mampu meraih prestasi,” tutur Vasko.

Terkait penghargaan bagi peserta berprestasi, Vasko menyebut Pemprov Sumbar telah mempersiapkan skema bonus. Meski demikian, ia mengingatkan para kafilah agar tidak menjadikan bonus sebagai tujuan utama.

“Untuk bonus sudah kami pikirkan dan akan diurus. Namun, jangan menjadikan itu sebagai tujuan utama. Yang paling penting adalah membawa nama baik Sumbar dan meraih prestasi di tingkat nasional,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setdaprov Sumbar, Edi Dharma Syafni, mengatakan persiapan kontingen telah dilakukan sejak proses seleksi yang berlangsung pada 28–30 April 2026.

Seleksi tersebut diikuti sebanyak 168 peserta. Dari jumlah tersebut, sebanyak 54 peserta dinyatakan lolos untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Edi menjelaskan peserta yang terpilih merupakan kafilah dengan rekam jejak prestasi pada MTQ tingkat Sumbar maupun ajang MTQ dan STQ tingkat nasional. Mereka selanjutnya menjalani Training Center (TC) untuk memperkuat kesiapan mental sekaligus meningkatkan kemampuan sebelum bertanding di Semarang.

“Pada TC terakhir terdapat 53 kafilah yang mengikuti pembinaan. Selain itu, kami sudah mempersiapkan berbagai kebutuhan administrasi, akomodasi, serta transportasi agar seluruh peserta dapat mengikuti MTQ Nasional dengan optimal,” jelas Edi.

Menurutnya, MTQ Nasional XXXI berlangsung selama 10 hari, mulai dari kedatangan peserta, proses registrasi, pelaksanaan cabang lomba hingga acara penutupan pada 20 September 2026.

Edi menambahkan, MTQ Nasional tidak sebatas menjadi arena persaingan untuk memperoleh prestasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi momentum untuk menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sekaligus membentuk generasi yang berkarakter Qurani.

“Target kita tahun ini adalah masuk lima besar nasional. Target tersebut tidak semata-mata mengenai peringkat, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh kafilah agar memberikan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Sumbar,” katanya.

Pelepasan kontingen turut dihadiri sejumlah bupati dan wali kota, perwakilan Kanwil Kemenag Sumbar, jajaran pengurus LPTQ Sumbar beserta LPTQ kabupaten/kota, serta kepala bagian Kesra dari berbagai daerah di Sumatera Barat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update