Notification

×

Iklan

Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya Ditembak KKB

Kamis, 10 September 2026 | 01:22 WIB Last Updated 2026-09-09T18:22:00Z

Petugas mengevakuasi tiga pegawai Dinas Pertanian yang tewas ditembak

Jakarta, Rakyatterkini.com – Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban penembakan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan. Ketiganya meninggal dunia setelah rombongan mereka dihentikan oleh kelompok bersenjata saat dalam perjalanan pulang.

Peristiwa tersebut berlangsung di Kampung Muliama, Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, pada Rabu (9/9/2026) sore.

Berdasarkan informasi awal, rombongan yang terdiri dari 11 orang sebelumnya melakukan peninjauan kegiatan cetak sawah. Mereka kemudian dalam perjalanan kembali menuju Wamena ketika diadang oleh kelompok bersenjata sekitar pukul 15.53 WIT.

Petugas yang melakukan penyelidikan awal menyebutkan, para pelaku memisahkan delapan warga asli Papua, termasuk seorang anak, dari tiga pegawai yang merupakan warga pendatang. Tiga pegawai tersebut selanjutnya ditembak oleh pelaku.

Ketiga korban yang meninggal dunia masing-masing berinisial WB (24), AR (49), dan AAM (35).

WB merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya. Ia mengalami luka tembak pada bagian pinggang kanan dan sempat mendapat penanganan medis sebelum dinyatakan meninggal di RSUD Wamena.

Korban kedua, AR, merupakan Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian Jayawijaya. Pria berusia 49 tahun tersebut terkena tembakan di bagian perut dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Sementara itu, AAM (35), yang juga merupakan pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya, mengalami luka tembak pada bagian belakang kepala serta tangan kiri. Ia meninggal dunia di tempat kejadian.

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol Dr. Faizal Ramadhani, mengecam keras serangan terhadap para pegawai sipil yang tengah menjalankan tugas pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Dari hasil penelusuran sementara, serangan tersebut diduga dilakukan kelompok KKB yang berasal dari wilayah Nduga.

Faizal mengatakan pihaknya akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap rangkaian kejadian, mengetahui identitas pelaku, serta memproses mereka sesuai hukum yang berlaku.

"Kami memastikan proses penyelidikan dilakukan secara menyeluruh untuk mengungkap kronologi, mengidentifikasi para pelaku, serta memastikan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku," ujar Faizal.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, meminta masyarakat Jayawijaya tidak panik dan tetap menjaga situasi tetap kondusif. Masyarakat juga diingatkan agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Sementara itu, aparat gabungan masih melakukan pengamanan di sekitar lokasi kejadian. Petugas juga memeriksa delapan orang yang selamat sebagai saksi serta melakukan penyisiran di kawasan Puskesmas Muliama untuk mencari keberadaan kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam penyerangan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update