Jakarta, Rakyatterkini.com – Sebuah rumah milik Sutirah di Desa Bunten Timur, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, terbakar pada Jumat (4/9/2026).
Peristiwa tersebut ternyata bukan disebabkan gangguan listrik, melainkan diduga sengaja dibakar oleh anak kandung korban berinisial Y.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung berusaha mengamankan Y. Karena khawatir terduga pelaku melakukan tindakan lain, warga mengikatnya di bawah pohon sebelum menyerahkannya kepada polisi.
Kejadian bermula ketika Sutirah sedang meninggalkan rumah untuk mengikuti kegiatan tahlilan bersama warga. Saat itu, Y berada seorang diri di dalam rumah.
Di tengah kegiatan tahlilan, warga tiba-tiba melihat api membesar dari arah rumah Sutirah. Teriakan meminta pertolongan pun terdengar dan warga segera berusaha melakukan pemadaman.
Petugas pemadam kebakaran kemudian datang ke lokasi. Namun, api yang sudah membesar dengan cepat menyebabkan bangunan rumah berikut seluruh barang di dalamnya ludes terbakar.
Saat warga masih berjibaku dengan api, Y ditemukan berada di bawah pohon rambutan yang lokasinya tidak jauh dari rumah. Warga yang mencurigainya kemudian mengamankan Y dan mengikatnya ke pohon untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Kasi Humas Polres Sampang AKP Eko Puji Waluyo mengatakan, pemeriksaan awal menunjukkan dugaan aksi tersebut dipicu persoalan sederhana. Y disebut kecewa setelah tidak mendapatkan uang dari ibunya.
"Informasi sementara, sebelum kebakaran pelaku sempat memukul ibunya dan merusak kaca jendela rumah lantaran tidak diberi uang," kata Eko, Sabtu (5/9/2026).
Menurut Eko, Y juga diduga mengalami gangguan kejiwaan. Polisi memperoleh informasi bahwa yang bersangkutan sebelumnya pernah menjalani pengobatan terkait kondisi kejiwaan di puskesmas setempat.
Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Setelah tiba di lokasi, personel Polsek Ketapang membawa Y ke Mapolsek Ketapang untuk menjalani pemeriksaan kondisi kejiwaan sekaligus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.(da*)


