Notification

×

Iklan

Police Women Run IV Digelar di Bukittinggi

Senin, 28 September 2026 | 23:51 WIB Last Updated 2026-09-28T18:53:00Z

Police Women Run IV-2026 yang berlangsung di Kota Bukittinggi

Bukittinggi, Rakyatterkini.com — Police Women Run IV-2026 yang berlangsung di Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Minggu (27/9/2026), menjadi ajang olahraga sekaligus sarana mengenang perjalanan panjang Polisi Wanita (Polwan) di Indonesia.

Mengangkat tema “Run The Culture”, kegiatan ini menggabungkan aktivitas olahraga dengan semangat sejarah, budaya, kesehatan, sportivitas, kedisiplinan, serta kebersamaan antara personel Polwan dan masyarakat.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, Police Women Run IV-2026 tidak semata-mata ditujukan sebagai kompetisi lari. Menurut dia, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkuat hubungan dan kedekatan antara kepolisian dengan masyarakat.

“Ketika Polwan dan masyarakat berlari bersama, kita tidak sekadar melewati sebuah rute. Kita juga mengenang perjalanan, perjuangan, serta semangat para pelopor Polwan yang telah membuka jalan bagi generasi setelahnya,” ujar Djati.

Ia menjelaskan, Bukittinggi mempunyai nilai historis dalam perjalanan terbentuk dan berkembangnya Polwan di Indonesia. Atas dasar itu, pelaksanaan Police Women Run di kota tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk mengenang sejarah serta memberikan penghormatan terhadap para perempuan yang pernah mengabdikan diri dalam institusi kepolisian.

Djati menilai, keberadaan Polwan di tengah masyarakat tidak hanya terlihat melalui tugas-tugas kepolisian. Interaksi dalam kegiatan olahraga bersama juga dapat menjadi media membangun komunikasi yang lebih terbuka dalam suasana sehat, positif, dan humanis.

“Polwan hadir bukan hanya untuk masyarakat, tetapi bersama masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun komunikasi, meningkatkan kepercayaan, serta menciptakan kebersamaan tanpa sekat,” tuturnya.

Menurut Djati, pesan yang terkandung dalam tema “Run The Culture” diharapkan tidak berakhir setelah seluruh peserta menyelesaikan perlombaan. Nilai-nilai budaya, sejarah, sportivitas, kesehatan, disiplin, dan kebersamaan diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas sehari-hari maupun ketika menjalankan tugas.

Kabiro SDM Polda Sumbar Kombes Pol Anissullah M. Ridha menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi fisik dan kesehatan personel Polwan sekaligus mempererat solidaritas internal.

“Police Women Run menjadi momentum bagi Polwan untuk menjaga kesehatan dan kebugaran sekaligus memperkuat kebersamaan. Yang tidak kalah penting, setiap pelaksanaan tugas harus tetap berlandaskan semangat pengabdian dan kedekatan dengan masyarakat,” katanya.

Anissullah menyebut olahraga bersama juga memberikan kesempatan bagi personel untuk membangun kepercayaan diri, mempertahankan energi positif, serta memperkuat hubungan antarpersonel. Kondisi tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan Police Women Run IV-2026 juga mempunyai fungsi sebagai media komunikasi publik yang positif. Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat berinteraksi secara lebih dekat dengan Polwan dan melihat sisi humanis personel kepolisian.

“Kami berharap kegiatan ini semakin memperkuat komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat. Kedekatan tidak hanya dibangun ketika menjalankan tugas kepolisian, tetapi juga melalui interaksi positif dan kegiatan bersama,” ujarnya.

Susmelawati turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta berbagai pihak yang mendukung kegiatan tersebut, mulai dari masyarakat, komunitas lari, pemerintah daerah, panitia, media hingga pihak lainnya.

Ia berharap semangat yang dibawa melalui tema “Run The Culture” dapat terus diterapkan di luar kegiatan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.

Police Women Run IV-2026 di Bukittinggi pada akhirnya tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga menjadi pengingat atas perjalanan sejarah Polwan sekaligus semangat pengabdian yang terus diwariskan hingga saat ini. Semangat berlari menjadi bagian dari kegiatan, sementara kebersamaan menjadi pesan yang diharapkan tetap terjaga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update