Notification

×

Iklan

Pesawat Sky Ranger Jatuh di Blora, Dua Kru Selamat

Minggu, 06 September 2026 | 20:47 WIB Last Updated 2026-09-06T13:47:00Z

TKP Pesawat Sky Ranger milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) jatuh

Jakarta, Rakyatterkini.com — Pesawat Sky Ranger milik Federasi Aero Sport Indonesia (FASI) mengalami kecelakaan di area persawahan Desa Sarimulyo, Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (6/9/2026) siang. Pesawat tersebut jatuh dan kemudian terbakar.

Dua orang kru yang berada di dalam pesawat berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api semakin membesar. Keduanya selanjutnya dibawa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan perawatan.

Pesawat diketahui tengah menjalani penerbangan dari Pangandaran, Jawa Barat, menuju Malang, Jawa Timur. Saat melintas di wilayah Blora, pesawat diduga mengalami masalah pada mesin sehingga kehilangan kendali dan akhirnya jatuh ke area persawahan.

Setelah menghantam permukaan tanah, pesawat terbakar dan sebagian besar badan pesawat hangus. Peristiwa itu mengundang perhatian warga yang kemudian mendatangi lokasi untuk melihat kondisi kejadian.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan. Garis polisi dipasang di sekitar titik jatuh guna membatasi akses warga serta menjaga lokasi tetap aman selama proses penanganan berlangsung.

Kapolsek Ngawen AKP Umbara Wibowo membenarkan bahwa dua kru pesawat berhasil keluar sebelum api membesar.

“Dua kru berhasil keluar dari pesawat sebelum api membesar. Keduanya kemudian mendapat penanganan medis di Puskesmas Ngawen,” ujar Umbara, dikutip dari iNews Sragen, Minggu (6/9/2026).

Kedua kru kemudian menjalani pemeriksaan dan perawatan di Puskesmas Ngawen. Mereka dilaporkan mengalami syok akibat kecelakaan yang terjadi selama penerbangan tersebut.

Dalam insiden ini tidak terdapat laporan mengenai korban meninggal dunia. Kondisi kedua kru yang berhasil menyelamatkan diri menjadi perhatian petugas setelah kecelakaan terjadi.

Sementara itu, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan. Dugaan adanya gangguan mesin belum dapat dipastikan dan masih membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.

Petugas juga masih berada di lokasi untuk mengamankan area serta mengumpulkan berbagai informasi yang diperlukan. Pemeriksaan tersebut diharapkan dapat mengungkap kronologi dan penyebab pesawat yang bertolak dari Pangandaran menuju Malang itu jatuh di Kabupaten Blora.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update