Padang, Rakyatterkini.com – Perumda Air Minum Kota Padang masih memberikan bantuan pasokan air bersih kepada masyarakat yang terdampak banjir bandang, khususnya warga yang belum menjadi pelanggan perusahaan daerah tersebut.
Hingga September 2026, penyaluran air bersih masih dilakukan, terutama di sejumlah kawasan Kecamatan Kuranji. Bantuan tersebut diberikan untuk memenuhi kebutuhan warga yang masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih setelah bencana.
Dalam pelaksanaannya, Perumda Air Minum Kota Padang berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang. Kolaborasi antarlembaga ini dilakukan agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.
Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang, Hendra Pebrizal, bersama Humas Afriyanto mengatakan, program bantuan air bersih telah berjalan sejak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut pada November 2025.
Humas Perumda Air Minum Kota Padang, Afriyanto, menyebutkan distribusi hingga kini masih diprioritaskan untuk kawasan Kuranji. Dalam setiap penyaluran, rata-rata disiapkan dua unit mobil tangki untuk memasok kebutuhan air warga.
Salah satu distribusi dilakukan pada Minggu (27/9/2026). Air yang berasal dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Palukahan kemudian dibawa menggunakan armada tangki milik Damkar Kota Padang menuju lokasi warga yang membutuhkan.
Mobil tangki yang digunakan memiliki kapasitas hingga 10.000 liter. Armada tersebut dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan.
Koordinasi dengan BPBD dan Damkar menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjangkau warga nonpelanggan Perumda Air Minum yang masih membutuhkan bantuan air bersih.
Dengan dukungan armada tangki serta ketersediaan pasokan dari IPA Palukahan, Perumda Air Minum Kota Padang terus melanjutkan distribusi air sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan masyarakat setelah bencana.(da*)


