Notification

×

Iklan

Perkuat Lembaga Adat, Wali Kota Sawahlunto akan Bangun Kantor LKAAM Tahun Ini

Jumat, 18 September 2026 | 08:46 WIB Last Updated 2026-09-18T01:46:00Z

Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, kukuhkan Dahler Datuak Panghulu Sati, sebaga ketua LKAAM Sawahlunto.

Sawahlunto, Rakyatterkini.com – Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Sawahlunto dalam memperkuat peran lembaga adat kembali ditegaskan. 

Wali Kota Riyanda Putra, memastikan akan membangun Kantor Sekretariat Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Kota Sawahlunto pada tahun 2026 ini.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota saat menghadiri pengukuhan pengurus LKAAM Sawahlunto masa bakti 2026–2031, di Sawahlunto, Kamis (17/9/2026).

Pengukuhan pengurus yang diketuai Dahler Datuak Panghulu Sati itu dilakukan langsung oleh Ketua LKAAM Sumatera Barat, Fauzi Bahar Datuak Nan Sati, melalui prosesi adat pati ambalau.

“Selamat menjalankan amanah kepada pimpinan dan seluruh pengurus LKAAM yang baru dikukuhkan. Pemko Sawahlunto berkomitmen untuk terus bersinergi dan mendukung peran lembaga adat sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Wali Kota Riyanda Putra.

Riyanda menyebut, pembangunan kantor sekretariat baru merupakan wujud nyata dukungan Pemko. Dengan fasilitas yang lebih representatif, diharapkan LKAAM dapat lebih optimal dalam menjalankan peran dan fungsinya melayani anak kemenakan.

“LKAAM adalah mitra strategis pemerintah dalam pembangunan sosial budaya. Kita ingin lembaga ini memiliki rumah yang layak untuk bermusyawarah dan menyusun program,” katanya.

Wali kota menyoroti tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini akibat derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi.

Menurutnya, LKAAM memiliki peran penting dalam mendampingi anak kemenakan agar mampu menyikapi perubahan tersebut secara bijaksana.

“Perubahan ini perlu disikapi secara bijaksana. Generasi muda harus kita dorong untuk memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif, sekaligus memahami risiko yang menyertainya,” tegas Riyanda.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah dan lembaga adat dapat memperkuat karakter anak kemenakan, menjaga nilai-nilai sosial budaya Minangkabau, serta membekali generasi muda menghadapi perubahan zaman.

Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah harus tetap menjadi landasan kita dalam membina generasi,” pungkasnya. (benny)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update