Notification

×

Iklan

Pemko Padang Gelar Penilaian Lomba Sekolah Sehat 2026

Kamis, 03 September 2026 | 13:13 WIB Last Updated 2026-09-03T06:13:00Z

Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesra melaksanakan Penilaian Lomba Sekolah 

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menggelar penilaian Lomba Sekolah Sehat Berstratifikasi Usaha Kesehatan Sekolah/Madrasah (UKS/M) tingkat Kota Padang tahun 2026.

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang, selama tiga hari, yakni 1 hingga 3 September 2026. Penilaian ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang sehat sekaligus mendukung pembentukan kebiasaan hidup sehat bagi generasi muda.

Dalam tahapan penilaian, setiap sekolah peserta diberikan kesempatan mempresentasikan berbagai program unggulan yang berkaitan dengan pelaksanaan UKS. Pemaparan dilakukan secara bertahap berdasarkan jenjang pendidikan agar proses evaluasi dapat berlangsung secara lebih terarah.

Pada hari pertama, Selasa (1/9/2026), penilaian diawali dari jenjang Taman Kanak-Kanak (TK). Lima sekolah yang mengikuti tahapan tersebut yakni TK Negeri Pembina, TK Kemala Bhayangkari IV, RA Ikhlas, TK Mariana, dan TK Semen Padang.

Kemudian pada Rabu (2/9/2026), giliran jenjang Sekolah Dasar (SD) yang menyampaikan program masing-masing. Pesertanya terdiri dari SDN 20 Indarung, SDN 03 Alai, SDN 15 Padang Sarai, SDN 27 Anak Air, serta SD Islam Al Azhar 32.

Sementara itu, tahapan pemaparan untuk jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilaksanakan pada Kamis (3/9/2026) sekaligus menjadi rangkaian terakhir dalam agenda ekspose.

Pelaksanaan kegiatan dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Kota Padang, Zul Asfi Lubis, bersama tim juri dan perwakilan dari sekolah-sekolah yang mengikuti kompetisi.

Zul Asfi menjelaskan, presentasi program bukanlah tahap akhir penilaian. Proses tersebut merupakan salah satu bagian dari rangkaian evaluasi yang nantinya dilanjutkan dengan pemeriksaan langsung ke sekolah.

Menurutnya, penilaian dilakukan secara bertahap, mulai dari pemeriksaan dokumen yang diserahkan peserta, pemaparan program sekolah, hingga verifikasi di lapangan. Langkah tersebut diperlukan untuk memastikan informasi yang disampaikan dalam presentasi benar-benar sesuai dengan kondisi sebenarnya.

“Setelah seluruh ekspose selesai, tim nantinya akan melakukan monitoring ke lapangan. Hal itu untuk memastikan program dan kondisi sekolah yang disampaikan saat presentasi memang sesuai dengan fakta,” kata Zul Asfi.

Ia menambahkan, mekanisme tersebut menjadi bentuk pengecekan dan keseimbangan dalam proses penjurian sehingga hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan.

Pemko Padang berharap pelaksanaan lomba UKS/M tidak hanya menghasilkan sekolah terbaik, tetapi juga mendorong seluruh satuan pendidikan untuk terus memperbaiki kualitas lingkungan dan pelayanan kesehatan di sekolah.

Ketersediaan sarana kesehatan serta lingkungan belajar yang bersih dan nyaman diharapkan dapat membantu peserta didik membangun kebiasaan hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

“Kita berharap pelaksanaan UKS tahun ini semakin baik dan anak-anak juga semakin termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat di lingkungan sekolah masing-masing,” ujar Zul Asfi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update