Pasbar, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Pasaman Barat menyalurkan sebanyak 6.500 masker kepada warga dan pelajar, Jumat (11/9). Kegiatan tersebut dilakukan menyusul kondisi kualitas udara yang kurang baik dan dikhawatirkan berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan.
Wakil Bupati Pasaman Barat yang juga menjabat Ketua PMI Pasaman Barat, M. Ihpan, memimpin langsung pembagian masker tersebut. Sejumlah lokasi menjadi sasaran distribusi, di antaranya SD Negeri 09 Pasaman, kawasan Bundaran Simpang Empat, serta SD Negeri 07. Sementara itu, sebanyak 1.500 masker dialokasikan untuk warga di Kecamatan Talamau.
Menurut Ihpan, mengenakan masker saat berada di luar rumah merupakan salah satu upaya praktis untuk mengurangi risiko terpapar udara yang tidak sehat. Pelajar menjadi salah satu kelompok yang mendapat perhatian karena mereka memiliki mobilitas tinggi, baik selama berada di sekolah maupun ketika beraktivitas di luar.
"Kami mengimbau pihak sekolah agar mengarahkan siswa untuk menggunakan masker. Kepada masyarakat, kami juga mengingatkan agar tetap memperhatikan kondisi kesehatan ketika melakukan aktivitas di luar rumah," ujar Ihpan.
Tak hanya membagikan masker, petugas Dinas Kesehatan melalui puskesmas turut memberikan penyuluhan kepada para siswa mengenai penggunaan masker yang benar. PMI Pasaman Barat juga akan melanjutkan penyaluran masker ke beberapa wilayah kecamatan lainnya.
Ihpan mengajak masyarakat untuk mengutamakan pencegahan dan tidak menunggu sampai mengalami keluhan kesehatan.
"Hal utama yang harus dilakukan adalah menjaga kesehatan secara bersama-sama. Jangan sampai menunggu sakit terlebih dahulu baru kemudian melakukan upaya pencegahan," katanya.(da*)


