Notification

×

Iklan

Mahyeldi Dorong Pemuda Dekat dengan Masjid

Sabtu, 05 September 2026 | 09:47 WIB Last Updated 2026-09-05T02:47:00Z

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah

Padang, Rakyatterkini.com — Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mengajak generasi muda mulai membangun bekal keagamaan, kemampuan mengelola keuangan, serta kecintaan terhadap masjid sejak usia dini. Menurutnya, pembentukan karakter anak muda saat ini akan berpengaruh besar terhadap kualitas Indonesia dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.

Ajakan tersebut disampaikan Mahyeldi ketika meresmikan Nagari Mabit Chapter 2 dengan tema “Muda Berwakaf dan Spirit Haji Muda”. Kegiatan yang digagas Bank Nagari itu berlangsung di Aula Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Jumat (4/9/2026) malam.

Mahyeldi menyambut positif pelaksanaan Nagari Mabit Camp yang kini memasuki penyelenggaraan kedua. Ia menilai kegiatan tersebut memiliki manfaat luas karena tidak hanya memberikan penguatan di bidang keagamaan, tetapi juga membekali para pelajar dengan pengetahuan yang relevan untuk kehidupan mereka.

Menurutnya, para peserta akan memperoleh materi mengenai literasi keuangan, perbankan syariah, hingga pengelolaan keuangan berbasis syariah. Pemahaman tersebut dinilai penting agar generasi muda mampu mengambil keputusan keuangan secara bijak sejak dini.

Selain materi pembelajaran, Mahyeldi juga menyoroti pemilihan masjid sebagai tempat pelaksanaan kegiatan. Ia menilai lingkungan masjid dapat menjadi ruang yang baik untuk membentuk kebiasaan positif sekaligus mempererat hubungan anak muda dengan rumah ibadah.

Ia berharap rutinitas kegiatan di masjid dapat membuat generasi muda semakin nyaman dan memiliki keterikatan emosional dengan masjid.

Mahyeldi menambahkan, keberadaan masjid di Sumatera Barat memiliki peran yang lebih luas dibandingkan sekadar tempat melaksanakan ibadah. Masjid juga menjadi salah satu pusat pembentukan kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Karena itu, kegiatan edukatif dan positif yang melibatkan kaum muda di lingkungan masjid perlu terus dikembangkan.

Ia menegaskan bahwa perhatian terhadap generasi muda harus menjadi prioritas karena mereka merupakan calon pemimpin yang akan menentukan perjalanan bangsa di masa depan. Menurutnya, pembinaan anak muda perlu mencakup penguatan ilmu, karakter, nilai agama, sekaligus upaya melindungi mereka dari berbagai pengaruh negatif.

“Pemuda hari ini adalah pemimpin di masa yang akan datang. Merekalah nanti yang akan menjadi penentu Indonesia Emas 2045,” tegas Mahyeldi.

Ia berharap Nagari Mabit Camp dapat berkembang sebagai salah satu sarana pembinaan generasi muda Sumbar. Melalui program tersebut, diharapkan lahir anak muda yang berkarakter kuat, memahami nilai-nilai agama, memiliki kecakapan dalam mengelola keuangan, serta semakin dekat dengan masjid.

Mahyeldi juga menekankan pentingnya memberikan perhatian dan pembekalan yang memadai kepada generasi muda agar mereka memiliki daya tahan menghadapi berbagai tantangan yang berpotensi mengganggu masa depan.(adpsb/cen/bud)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update