Notification

×

Iklan

Kejurnas Tenis Junior TDP 2026 Digelar di Padang

Selasa, 29 September 2026 | 20:29 WIB Last Updated 2026-09-29T13:57:29Z

Foto bersama.

Padang, Rakyatterkini.com — Pembinaan atlet tenis sejak usia dini terus mendapat perhatian melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP 2026. Ajang tersebut digelar PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama PT Semen Padang dan diikuti sekitar 300 petenis muda dari 60 kabupaten dan kota di Indonesia.


Kompetisi yang berlangsung di kompleks lapangan tenis outdoor PT Semen Padang itu resmi dibuka pada Minggu (27/9/2026) sore. Pembukaan ditandai dengan servis simbolis oleh Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, yang kemudian diterima legenda tenis putri Indonesia, Irawati Moerid.


Prosesi pembukaan turut dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang, pelatih, pengurus tenis, serta para atlet yang ambil bagian dalam kejuaraan.


Setelah seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan ekshibisi di lapangan indoor PT Semen Padang. Dalam laga tersebut, Indrieffouny Indra berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino. Mereka menghadapi duet Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.


Kejurnas ini merupakan hasil kolaborasi Semen Padang Tenis Club dengan Irawati Moerid Tenis Club (IMTC). Pelaksanaannya dibagi dalam dua rangkaian turnamen.


Rangkaian pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, berlangsung pada 26–30 September 2026. Selanjutnya, pertandingan diteruskan melalui IMTC Semen Padang Cup II pada 1–5 Oktober 2026.


Irawati Moerid, mantan atlet nasional yang pernah meraih medali emas dan perunggu SEA Games 1997, menyebut tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya perhatian terhadap pembinaan tenis usia muda.


Menurutnya, peserta tidak hanya datang dari berbagai daerah di Sumatera, tetapi juga dari Pulau Jawa hingga Gorontalo.


"Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan," kata Irawati.


Ia menilai pertandingan memiliki peran penting dalam membentuk kesiapan atlet muda. Teknik yang diperoleh selama latihan, menurutnya, perlu dibuktikan dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya.


"Tidak ada juara tanpa kompetisi," ujarnya.


Selain menjadi arena persaingan, turnamen tersebut juga memberikan kesempatan kepada atlet untuk mengumpulkan poin resmi PB PELTI. Perolehan poin akan diperbarui setiap bulan dan dapat menjadi modal bagi atlet ketika melanjutkan ke jenjang kompetisi berikutnya.


"Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin," tutur Irawati.


Dalam penyelenggaraannya, Kejurnas Tenis Junior TDP 2026 mempertandingkan 26 kategori. Nomor yang tersedia mencakup tunggal dan ganda putra maupun putri, mulai dari KU 8 Red Ball, Orange Ball plus 1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16 hingga KU-18.


Irawati juga mengapresiasi dukungan SIG, PT Semen Padang, serta Anggota DPR RI Andre Rosiade sehingga kejuaraan dapat terlaksana.


Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan dukungan perusahaan terhadap kejuaraan tersebut merupakan bagian dari upaya menyediakan wadah kompetisi bagi generasi muda yang ingin mengembangkan kemampuan di cabang olahraga tenis.


"Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional," kata Pri Gustari.


Ia juga mengingatkan para peserta untuk menjadikan sportivitas sebagai bagian penting dalam setiap pertandingan. Menurutnya, hasil pertandingan bukan satu-satunya ukuran karena karakter dan semangat bertanding juga menjadi bekal penting bagi atlet.


Dukungan terhadap pembinaan tenis usia dini juga menjadi bagian dari perhatian SIG. Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan pembentukan atlet berprestasi membutuhkan proses panjang dan kompetisi yang dilakukan secara konsisten.


"SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini," ujar Indrieffouny.


Ia berharap penyelenggaraan kejurnas tersebut dapat menjadi bagian dari proses lahirnya atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang.


Rangkaian pembinaan melalui Kejurnas Tenis Junior TDP juga tidak berhenti di Padang. Setelah pelaksanaan yang didukung PT Semen Padang, agenda serupa akan dilanjutkan di sejumlah kota, antara lain Palembang, Surabaya, dan Makassar.


"Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II," jelas Indrieffouny.


Menurutnya, pelaksanaan kejuaraan di sejumlah daerah diharapkan dapat memperluas pengalaman bertanding para atlet muda. Selain meningkatkan jam terbang, kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi peserta untuk menguji kemampuan sekaligus membangun mental menghadapi lawan dari berbagai daerah.


"Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain," pungkasnya.(da*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update