Notification

×

Iklan

Asrama Putra UTM Terbakar, Laptop Diduga Jadi Pemicu

Selasa, 29 September 2026 | 20:45 WIB Last Updated 2026-09-29T14:03:39Z

Kebakaran melanda Gedung Asrama Putra Universitas Trunojoyo Madura (UTM)

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kebakaran terjadi di Gedung Asrama Putra Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (29/9/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di lantai empat Asrama A. Api diduga bermula dari sebuah laptop yang digunakan di atas kasur. Perangkat tersebut disebut mengalami panas berlebih hingga memicu korsleting dan kemudian terbakar.

Munculnya asap hitam pekat dari bagian atap asrama membuat para penghuni panik. Mahasiswa yang mengetahui adanya kobaran api dari salah satu kamar langsung keluar untuk menyelamatkan diri.

Sebelum petugas pemadam kebakaran tiba, sejumlah mahasiswa berupaya memadamkan api secara mandiri. Mereka menggunakan air yang tersedia serta Alat Pemadam Api Ringan (APAR) yang berada di sekitar lorong asrama.

Salah seorang penghuni asrama, Roy, mengatakan dirinya sempat mengira asap yang terlihat berasal dari aktivitas pembakaran di area persawahan. Namun, setelah melihat asap keluar dari bagian genteng, ia menyadari bahwa sumbernya berada di dalam gedung.

"Tiba-tiba muncul asap hitam. Awalnya saya kira ada yang bakar-bakar di sawah. Setelah melihat asap keluar dari genteng, saya langsung lari. Ternyata kamar sudah terbakar. Informasinya laptop kepanasan karena digunakan di atas kasur dan kemudian meledak," ujarnya.

Tidak berselang lama, tiga unit kendaraan Damkar Bangkalan tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.

Api dapat dikendalikan dalam waktu kurang dari satu jam dan tidak sampai menjalar ke kamar lain. Namun, seluruh barang yang berada di kamar sumber kebakaran mengalami kerusakan parah dan sebagian besar hangus terbakar.

Sejumlah barang yang terbakar di antaranya kasur, ranjang, lemari pakaian, meja, serta laptop yang diduga menjadi sumber awal kebakaran.

Penghuni lainnya, Fikri, menyebut kejadian tersebut sempat membuat mahasiswa panik meski tidak terdengar ledakan besar.

"Kebakaran memang tidak disertai suara ledakan besar, tetapi para penghuni tetap panik. Ranjang, meja, lemari, dan kasur ikut terbakar. Laptopnya saat itu berada di atas kasur," katanya.

Selama proses pemadaman dan pendinginan berlangsung, petugas keamanan kampus mengosongkan lantai empat. Para mahasiswa untuk sementara dipindahkan ke lokasi yang lebih aman untuk mengantisipasi risiko plafon yang melemah akibat terkena panas api.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update