Notification

×

Iklan

Kabut Asap, Siswa Kota Solok BDR 10-12 September

Kamis, 10 September 2026 | 18:53 WIB Last Updated 2026-09-10T11:53:00Z

Mulai Besok, Siswa di Kota Solok Belajar dari Rumah Imbas Kabut Asap

Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Solok memberlakukan kebijakan belajar dari rumah (BDR) bagi pelajar sebagai respons terhadap memburuknya kualitas udara akibat kabut asap yang ditimbulkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Edaran Wali Kota Solok Nomor B/100.3.4/889/DDIK-2026 mengenai penyelenggaraan pembelajaran dalam kondisi kabut asap di lingkungan Pemerintah Kota Solok.

Berdasarkan surat edaran yang diterbitkan pada Rabu (9/9/2026), peserta didik jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) diliburkan selama 10-12 September 2026. Aktivitas pembelajaran dijadwalkan kembali normal pada Senin, 14 September 2026.

Untuk siswa SD/MI, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, proses belajar selama 10-12 September 2026 dilaksanakan dari rumah. Kegiatan belajar tatap muka baru kembali digelar pada 14 September 2026.

Sekolah diminta menjalin komunikasi dengan orang tua atau wali murid agar proses pembelajaran tetap berlangsung secara optimal meski dilakukan dari rumah.

Di sisi lain, kepala sekolah, guru, serta tenaga kependidikan tetap diwajibkan menjalankan tugas masing-masing selama kebijakan BDR diberlakukan.

Dalam surat edaran tersebut juga disebutkan bahwa guru dan tenaga kependidikan tetap dapat melaksanakan pekerjaan seperti menyelesaikan administrasi, mempersiapkan bahan atau media pembelajaran, serta tugas lainnya. Bagi mereka yang tetap harus berada di lingkungan sekolah, diwajibkan menggunakan masker sebagai perlindungan dari paparan kabut asap.

Kepala sekolah turut diminta memberikan dispensasi dan kemudahan bagi guru maupun pegawai yang sedang dalam kondisi hamil atau menyusui.

Penerapan kebijakan ini merupakan tindak lanjut atas Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup Nomor 17 Tahun 2026. Pemkot Solok juga mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang mengalami penurunan akibat kabut asap karhutla.

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk pencegahan terhadap risiko kesehatan yang dapat muncul akibat paparan asap, terutama gangguan pada sistem pernapasan.

Pemkot Solok menyatakan bahwa apabila terjadi perkembangan atau perubahan kondisi di lapangan, informasi dan kebijakan selanjutnya akan disampaikan kepada masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update