Notification

×

Iklan

Jalan Koto Gadang-Bukittinggi Amblas

Sabtu, 12 September 2026 | 04:14 WIB Last Updated 2026-09-11T21:14:00Z

Ilustrasi

Agam, Rakyatterkini.com – Jalan provinsi yang menjadi penghubung Koto Gadang dengan Kota Bukittinggi mengalami amblas setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Jumat (11/9/2026) siang.

Akibat kerusakan tersebut, akses jalan di Jorong Sungai Taleh, Nagari Baringin, Kecamatan Palembayan, terputus sepenuhnya dan untuk sementara tidak dapat dilewati kendaraan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mengarahkan pengguna jalan untuk mengambil jalur alternatif melalui Simpang Patai menuju Palupuh.

Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono mengatakan, badan jalan yang mengalami amblas memiliki panjang sekitar 20 meter dengan lebar kurang lebih empat meter.

“Jalan putus total dan tidak bisa dilalui kendaraan, sehingga dialihkan ke Simpang Patai menuju Palupuh,” ujar Rahmat di Lubukbasung, Jumat.

Menurutnya, kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB setelah hujan deras melanda kawasan tersebut. Sebelum badan jalan terban, titik yang sama terlebih dahulu mengalami longsor hingga mengikis bagian bahu jalan.

“Pada lokasi tersebut sebelumnya sudah terjadi longsor yang mengakibatkan bahu jalan tergerus dan akhirnya mengalami amblas,” katanya.

BPBD Agam telah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kecamatan Palembayan, Pemerintah Nagari Baringin, serta Dinas Bina Marga, Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Provinsi Sumatera Barat untuk mempercepat penanganan.

Rahmat menyebutkan, satu unit alat berat berupa ekskavator sudah berada di lokasi. Petugas juga telah memasang tanda peringatan untuk menunjukkan bahwa badan jalan mengalami terban dan berbahaya bagi pengguna jalan.

Ia mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika berkendara di kawasan yang memiliki potensi longsor, khususnya saat hujan turun dengan intensitas tinggi.

Warga yang berada di wilayah dataran rendah maupun kawasan perbukitan juga diminta segera menuju tempat yang lebih aman apabila menemukan indikasi atau tanda-tanda awal terjadinya bencana.

“Jangan melintasi kawasan yang rawan longsor dan segera mengungsi ke tempat aman jika kondisi mulai membahayakan,” tuturnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update