Banuhampu, Rakyatterkini.com — Lebih dari 500 pelajar tingkat SD dan SLTP sederajat dari berbagai daerah di Sumatera Barat ambil bagian dalam Spensaba Talent Contest ke-12 yang digelar SMP Negeri 1 Banuhampu, Sabtu (19/9/2026).
Mengusung tema “Satu Ajang, Sejuta Talenta, Menuju Generasi Hebat yang Unggul dan Inspiratif”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para pelajar untuk menampilkan kemampuan sekaligus mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki sejak dini.
Pembukaan kegiatan ditandai dengan pemukulan tambua oleh Bupati Agam, Benni Warlis,, Dt. Tan Batuah, bersama Ketua DPRD Agam H. Ilham, serta sejumlah tamu undangan.
Kepala SMPN 1 Banuhampu, Zulfamiarti, menyampaikan bahwa penyelenggaraan Spensaba Talent Contest tahun ini mendapat antusiasme tinggi dari pelajar berbagai daerah di Sumatera Barat.
“Jumlah peserta lebih dari 500 orang yang berasal dari SD dan SLTP sederajat se-Sumatera Barat. Mereka berkompetisi dalam berbagai cabang, di antaranya mendongeng, solo song Minang, IPA, IPS, matematika dan tahfidz,” katanya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada persaingan untuk meraih juara. Lebih dari itu, ajang ini diharapkan mampu membantu sekolah dan orang tua menemukan potensi anak yang selama ini belum tergali secara maksimal.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah menggali potensi dari minat dan bakat anak. Kami ingin menyediakan ruang agar mereka dapat menunjukkan kemampuan sekaligus mengembangkan potensi yang dimiliki,” ujarnya.
Bupati Agam Benni Warlis mengapresiasi SMPN 1 Banuhampu yang secara konsisten menggelar kegiatan tersebut hingga memasuki penyelenggaraan ke-12.
Menurutnya, upaya mengenali serta mengembangkan talenta anak sejak usia dini memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi mendatang. Setiap anak, katanya, memiliki potensi berbeda yang perlu ditemukan, dibina dan diarahkan.
“Apa yang dilakukan hari ini merupakan sesuatu yang luar biasa. Pemerintah Kabupaten Agam memberikan apresiasi setinggi-tingginya. Talenta merupakan embrio atau awal dalam membentuk generasi kita pada masa yang akan datang,” ujar Benni.
Ia menyebut perhatian terhadap pengembangan talenta kini semakin penting, sehingga bakat dan minat anak perlu dikenali sedini mungkin. Dengan demikian, potensi yang dimiliki dapat diarahkan sesuai bidang yang paling menonjol.
“Dengan mengetahui perkembangan bakat dan minat anak sejak dini, kita bisa memahami potensi mereka. Semua talenta yang ditampilkan anak-anak hari ini merupakan hal positif. Selanjutnya tinggal bagaimana potensi itu diasah dan dikembangkan,” jelasnya.
Benni juga memberikan penghargaan kepada SMPN 1 Banuhampu karena telah lebih dulu menyediakan wadah bagi pelajar untuk menemukan serta mengembangkan kemampuan mereka melalui kegiatan yang berlangsung secara konsisten.
“Ajang ini sudah dilaksanakan sebanyak 12 kali. Spensaba sudah melakukan sesuatu sebelum pihak lain memikirkannya,” katanya.
Ia menilai keberagaman cabang perlombaan yang disediakan dapat membantu peserta mengenali bidang yang sesuai dengan minat dan kemampuan masing-masing. Cabang tersebut mencakup tahfidz, matematika, ilmu pengetahuan, sosial, seni hingga bidang lainnya.
Ketika anak memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan, kata Benni, mereka dapat mengetahui bidang yang paling sesuai dengan dirinya. Dari proses tersebut, nantinya dapat terbentuk visi dan cita-cita untuk masa depan.
Bupati Agam juga berharap kegiatan serupa dapat semakin banyak diselenggarakan oleh sekolah lain. Menurutnya, keberadaan ruang-ruang positif bagi anak akan membuka kesempatan lebih luas untuk mengembangkan kemampuan intelektual, emosional, spiritual dan sosial.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Agam dalam membangun kembali semangat generasi surau, yakni generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus kematangan emosional, sosial dan spiritual.
“Terus kita kembangkan dan asah semua potensi ini agar menjadi ajang yang mampu memotivasi anak-anak untuk tumbuh sesuai harapan kita, cerdas secara intelektual, emosional maupun spiritual,” tuturnya.
Benni berharap para peserta tidak hanya mengejar prestasi dalam kompetisi, tetapi juga memanfaatkan pengalaman tersebut untuk mengenali kemampuan diri dan meningkatkan rasa percaya diri.
“Semoga anak-anak kita menjadi generasi emas yang diharapkan bangsa dan negara. Kami optimistis, jika kegiatan seperti ini terus dilanjutkan, anak-anak akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas secara intelektual, emosional dan memiliki keimanan yang kuat,” pungkasnya.(da*)


