Pasbar, Rakyatterkini.com – Bupati Pasaman Barat Yulianto mengingatkan agar pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Ia meminta seluruh pihak menjaga semangat badunsanak mulai dari proses seleksi hingga penetapan Wali Nagari terpilih.
Hal itu disampaikan Yulianto ketika memantau pelaksanaan ujian seleksi bakal calon Wali Nagari menggunakan sistem Computer Based Test (CBT) di SMK Negeri 1 Pasaman, Sabtu (22/8). Kehadirannya untuk memastikan tahapan seleksi berjalan tertib, terbuka, objektif, serta sesuai aturan yang berlaku.
Saat memberikan arahan kepada peserta ujian sesi kedua, Yulianto mengajak seluruh masyarakat menjalankan Pilwana dengan mengutamakan persaudaraan.
Menurutnya, penggunaan sistem CBT merupakan bagian penting dalam proses penyaringan calon Wali Nagari yang memiliki kompetensi dan kesiapan memimpin pemerintahan di tingkat nagari. Meski demikian, ia menegaskan bahwa Pilwana bukan semata-mata mengenai persaingan untuk mendapatkan jabatan.
Yulianto mengingatkan bahwa para peserta yang maju sebagai calon Wali Nagari merupakan bagian dari keluarga dan masyarakat nagari itu sendiri. Karena itu, perbedaan dukungan politik hendaknya tidak sampai menimbulkan perselisihan.
Ia juga mengimbau masyarakat agar menerima hasil Pilwana dengan sikap dewasa. Siapa pun yang nantinya terpilih diharapkan mendapat dukungan bersama agar kondisi keamanan, ketertiban, dan keharmonisan masyarakat tetap terjaga.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama DPRD Pasaman Barat turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Pilwana. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat terpilihnya Wali Nagari definitif sehingga roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.
Yulianto berharap seluruh tahapan Pilwana dapat berlangsung secara jujur, sportif, aman, dan damai. Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar dalam proses demokrasi dan tidak semestinya dijadikan alasan untuk merusak persatuan masyarakat nagari.(da*)


