Notification

×

Iklan

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Simpang Empat

Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:22 WIB Last Updated 2026-08-20T01:22:00Z

Sampah berserakan di kawasan bundaran Simpang Empat, Kabupaten Pasaman Barat. 

Pasbar, Rakyatterkini.com – Kondisi kebersihan di kawasan Bundaran Simpang Empat, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, menjadi perhatian warga. Tumpukan sampah yang berada di tepi jalan dinilai sudah cukup lama dan mengganggu kenyamanan masyarakat maupun pengguna jalan.

Warga mengatakan sampah yang menumpuk menimbulkan aroma tidak sedap, terutama ketika hujan turun. Selain mengurangi keindahan kawasan, kondisi tersebut juga membuat masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi merasa terganggu.

“Sampah di Bundaran Simpang Empat ini sudah lama menumpuk. Baunya menyengat, terutama saat hujan. Kami sebagai warga tentu merasa resah,” kata seorang warga, Rabu (19/8/2026).

Masyarakat berharap persoalan tersebut segera mendapat perhatian dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pasaman Barat. Mereka meminta pengangkutan sampah dilakukan secara berkala, terlebih Bundaran Simpang Empat merupakan kawasan yang cukup ramai dan menjadi salah satu pusat aktivitas warga.

Keberadaan sampah di dekat badan jalan juga dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan pengendara. Di sisi lain, lingkungan yang tidak terjaga kebersihannya berpotensi menjadi sumber gangguan kesehatan, menarik lalat, dan menimbulkan bau yang mengganggu.

Bundaran Simpang Empat dikenal sebagai salah satu titik yang banyak dilalui kendaraan di wilayah perkotaan Pasaman Barat. Oleh sebab itu, warga menilai kebersihan kawasan tersebut seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

Beberapa warga mengaku sudah menyampaikan persoalan tersebut kepada petugas kebersihan. Namun, mereka menilai pengangkutan sampah belum dilakukan secara konsisten sehingga tumpukan kembali muncul.

“Kami berharap DLH segera mencari solusi. Jika kendalanya karena keterbatasan armada, sebaiknya jumlah kendaraan pengangkut ditambah sehingga sampah dapat diangkut secara rutin,” ujar warga lainnya.

Selain penanganan segera, warga juga mendorong adanya langkah berkelanjutan untuk mengatasi persoalan sampah. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui penambahan armada, penerapan jadwal pengangkutan yang lebih teratur, serta peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan.

Sampai berita ini diterbitkan, DLH Pasaman Barat belum menyampaikan keterangan resmi terkait tumpukan sampah maupun keluhan warga mengenai frekuensi pengangkutan sampah di Bundaran Simpang Empat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update