Notification

×

Iklan

Wali Kota Pariaman Ajak Warga Cegah PTM Lewat PKG

Jumat, 07 Agustus 2026 | 14:18 WIB Last Updated 2026-08-07T07:18:00Z

Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membuka kegiatan Sosialisasi

Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membuka kegiatan Sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) sebagai upaya meningkatkan pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) melalui program Periksa Kesehatan Gratis (PKG), Kamis (6/8/2026).

Kegiatan yang diinisiasi Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama, tersebut digelar di Pandopo Rumah Dinas Wali Kota Pariaman.

Dalam sambutannya, Ade Rezki Pratama mengatakan kesehatan merupakan hak dasar yang harus diperoleh setiap masyarakat. Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan masyarakat, terutama kelompok kurang mampu, memperoleh pelayanan kesehatan yang memadai dan terjangkau.

Ia juga menyampaikan bahwa Kota Pariaman berhasil masuk dalam lima daerah dengan capaian PKG tertinggi di Sumatera Barat pada 2025. Kondisi tersebut menunjukkan tingginya kesadaran warga Pariaman dalam memanfaatkan fasilitas kesehatan, khususnya Puskesmas, untuk melakukan pemeriksaan.

Ade menjelaskan PKG merupakan salah satu program pemerintah Presiden RI Prabowo Subianto yang ditujukan bagi masyarakat Indonesia. Warga dapat memanfaatkan layanan tersebut di Puskesmas dengan membawa KTP, sehingga tidak perlu pergi ke daerah lain maupun ke luar negeri untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

Ia mengingatkan masyarakat agar menjaga kesehatan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga kebersihan lingkungan, serta rutin melakukan aktivitas fisik.

Sementara itu, Yota Balad menilai kesehatan menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari. Kondisi tubuh yang sehat, menurutnya, memungkinkan masyarakat menjalankan kegiatan dengan lebih optimal.

Melalui sosialisasi Germas tersebut, Yota mengajak warga Pariaman memanfaatkan program PKG untuk melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit tidak menular.

Menurutnya, pemeriksaan secara berkala penting dilakukan karena sejumlah PTM, seperti hipertensi, diabetes melitus, penyakit jantung, dan stroke, terus menjadi ancaman bagi masyarakat.

Pemko Pariaman, kata Yota, berkomitmen melakukan berbagai langkah pencegahan untuk menekan risiko kondisi darurat akibat penyakit kronis. Ia menilai keberhasilan pengendalian PTM sangat dipengaruhi kesadaran masyarakat dalam memeriksakan kesehatan secara rutin sebelum penyakit berkembang menjadi lebih serius.

Yota menambahkan, kebijakan kesehatan di Kota Pariaman juga sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dalam hal perlindungan kesehatan masyarakat melalui BPJS Kesehatan, cakupan Universal Health Coverage (UHC) di Kota Pariaman telah mencapai 98,8 persen.

Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan jaminan perlindungan kesehatan kepada seluruh masyarakat, termasuk warga dari kelompok kurang mampu.

Yota kemudian mengajak seluruh masyarakat Pariaman menerapkan Germas dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan bahwa hidup sehat tidak hanya ditentukan oleh pola konsumsi makanan, tetapi juga perlu diimbangi dengan aktivitas fisik dan olahraga secara rutin.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update