Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com – Kebersamaan antara TNI, Polri, dan masyarakat di Nagari Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota, terus terlihat dalam pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129. Salah satu bentuknya ditandai dengan pembangunan Tugu TMMD di Jorong Buluh Kasok, Kecamatan Harau, yang kini telah mencapai progres 75 persen.
Pembangunan monumen tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik TMMD sekaligus simbol eratnya hubungan antara aparat dan masyarakat. Hingga 9 Agustus 2026, pengerjaan tugu yang dilakukan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0306/50 Kota telah memasuki tahap akhir.
Komandan Satgas TMMD ke-129 yang juga Dandim 0306/50 Kota, Letkol Inf. Adi Nofriadi Nata, mengatakan tugu tersebut tidak hanya memiliki nilai pembangunan secara fisik, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan pengabdian seluruh pihak yang terlibat dalam program TMMD.
"Tugu TMMD ini merupakan gambaran semangat gotong royong, kerja keras, dan pengabdian yang diharapkan dapat menjadi bagian dari sejarah masyarakat Sarilamak," kata Adi kepada wartawan di lokasi, Minggu (9/8/2026).
Ia menjelaskan, selain pembangunan tugu yang kini memasuki tahap finishing, sejumlah sasaran fisik lainnya juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan.
Pembangunan tujuh unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) telah selesai 100 persen. Begitu pula pemasangan lima titik polongan atau gorong-gorong yang telah rampung seluruhnya.
Sementara itu, pekerjaan penurunan elevasi jalan sepanjang 400 meter dan pemasangan batu sepanjang 100 meter juga telah mencapai 100 persen.
Untuk penyiapan badan jalan berukuran 2.700 meter x 7 meter, progres pengerjaannya telah mencapai 92 persen. Sedangkan pengerasan jalan menggunakan material sertu sepanjang 2.550 meter baru mencapai sekitar 20 persen.
Program TMMD ke-129 tidak hanya menyasar pembangunan infrastruktur. Berbagai kegiatan tambahan dan program nonfisik juga telah diselesaikan seluruhnya.
Kegiatan tersebut meliputi program ketahanan pangan di lahan seluas satu hektare, penanaman pohon, gotong royong membersihkan lingkungan, pemberian paket penanganan stunting, pelayanan kesehatan gratis, hingga pelaksanaan bazar murah bagi masyarakat.
Selain itu, sebanyak 21 materi penyuluhan yang melibatkan berbagai dinas dan instansi telah dilaksanakan. Kegiatan tersebut ditujukan untuk menambah pengetahuan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga di wilayah sasaran TMMD.
Adi menambahkan, kondisi cuaca yang sempat diguyur hujan pada siang hari tidak menyurutkan semangat personel Satgas dalam menyelesaikan pekerjaan. Gotong royong antara TNI, Polri, dan masyarakat tetap berjalan dengan baik.
Ia berharap penyelesaian Tugu TMMD nantinya dapat menjadi peninggalan yang mengingatkan masyarakat terhadap semangat kebersamaan serta hubungan erat antara TNI dan rakyat di Kabupaten Limapuluh Kota.
Sementara itu, Wali Jorong Buluh Kasok, Edison, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Satgas TMMD yang telah membantu masyarakat setempat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur melalui program TMMD memberikan manfaat nyata bagi warga, termasuk pembukaan akses jalan dan perbaikan rumah masyarakat.
"Kami mewakili seluruh warga Jorong Buluh Kasok menyampaikan terima kasih dan rasa bangga kepada Satgas TMMD Kodim 0306/50 Kota. Tugu yang hampir selesai ini menjadi simbol kebersamaan TNI dan masyarakat. Pembukaan jalan serta perbaikan rumah warga juga benar-benar membantu mewujudkan harapan masyarakat selama ini," ujar Edison.(da*)


