Notification

×

Iklan

Tol Jogja-Bawen Hampir Rampung

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:47 WIB Last Updated 2026-08-10T16:47:00Z

Tol Yogyakarta-Bawen Seksi Ambarawa-Bawen mencapai progres 98,68 persen 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Seksi 6 yang menghubungkan Ambarawa-Bawen kini mendekati tahap penyelesaian. Ruas sepanjang 4,98 kilometer tersebut telah mencapai progres konstruksi 98,68 persen dan ditargetkan dapat mulai digunakan pada penghujung 2026.

Informasi tersebut disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantono, saat melakukan pertemuan dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X di Keraton Yogyakarta. Pertemuan itu membahas percepatan pengoperasian sejumlah jalan tol yang terhubung dengan wilayah DIY.

Rivan mengatakan, pihaknya turut menyampaikan perkembangan pembangunan Jalan Tol Jogja-Solo dan Jalan Tol Jogja-Bawen dalam pertemuan tersebut.

Selain Tol Jogja-Bawen, Jasa Marga membahas perkembangan proyek Tol Jogja-Solo. Salah satu agenda yang mendapat perhatian adalah percepatan pembangunan Akses Bokoharjo yang akan menghubungkan Exit Tol Purwomartani dengan kawasan bagian selatan DIY.

Menurut Rivan, pengembangan jaringan jalan tol di kawasan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kelancaran perjalanan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan antarwilayah. Infrastruktur itu juga dinilai berpotensi memberikan dampak positif terhadap aktivitas perekonomian daerah.

Untuk Tol Jogja-Solo Paket 1.2 Segmen Prambanan-Purwomartani, progres fisiknya telah mencapai 92,54 persen berdasarkan data hingga 24 Juni 2026. Capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan, dengan deviasi positif sebesar 0,20 persen.

Sementara itu, pembebasan lahan untuk pembangunan Akses Bokoharjo sudah mencapai 99,38 persen per 1 Juli 2026. Seluruh dokumen Rencana Teknik Akhir (RTA) juga telah rampung, sehingga proyek tersebut dinyatakan siap memasuki pelaksanaan konstruksi dalam skala penuh.

Akses Bokoharjo nantinya akan terkoneksi dengan Yogyakarta Outer Ring Road (YORR) 2 dan jalur alternatif Prambanan-Gading. Kehadiran akses ini diharapkan dapat menjadi pilihan rute baru bagi kendaraan yang menuju kawasan selatan DIY.

Jasa Marga menargetkan Akses Bokoharjo dapat difungsikan secara operasional untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru 2026/2027 serta arus mudik dan balik Lebaran 2027.

Dari sisi pariwisata, keberadaan akses tersebut juga diharapkan memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk mencapai berbagai destinasi unggulan, di antaranya Istana Ratu Boko, Candi Prambanan, dan Tebing Breksi.

Peningkatan konektivitas melalui pembangunan jalan tol dinilai dapat memberikan multiplier effect bagi perekonomian. Selain membuka peluang munculnya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata, UMKM, serta menarik investasi di DIY dan daerah sekitarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update