Padang, Rakyatterkini.com — Upaya memperkuat ketersediaan air bersih bagi masyarakat Kota Padang terus digenjot. Pemerintah Kota Padang bersama DPR RI mendorong percepatan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Palukahan yang berada di kawasan Air Dingin, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.
Proyek yang mendapat pendanaan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp400 miliar. SPAM Palukahan dirancang memiliki kapasitas produksi air bersih hingga 500 liter per detik.
Percepatan pembangunan dibahas dalam pertemuan antara Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade di Kediaman Resmi Wali Kota Padang, Jumat (21/8/2026). Pertemuan tersebut juga dihadiri Kepala Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sumatra Barat Maria Doeni Isa, Ketua Dewan Pengawas Perumda Air Minum Kota Padang Didi Aryadi, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta, serta sejumlah anggota DPRD Sumbar dan Kota Padang.
Salah satu pembahasan utama adalah kesiapan lahan untuk pembangunan SPAM. Dari kebutuhan lahan sekitar 13.000 meter persegi, Pemko Padang menyebut 5.000 meter persegi sudah tersedia dan siap digunakan. Sementara itu, sekitar 8.000 meter persegi lainnya masih dalam proses pembebasan dan menjadi fokus pemerintah daerah.
Fadly Amran menyatakan Pemko Padang akan mempercepat penyelesaian berbagai persoalan administrasi terkait lahan agar pembangunan SPAM Palukahan dapat segera dimulai.
Ia mengatakan seluruh masukan serta dukungan yang diberikan Andre Rosiade akan segera ditindaklanjuti, terutama terkait penyediaan lahan. Pemko Padang juga berkomitmen menyelesaikan berbagai kebutuhan pendukung proyek tersebut.
Selain membahas SPAM, Fadly turut menyampaikan kondisi sejumlah infrastruktur Kota Padang setelah banjir yang terjadi pada 3 Agustus 2026. Dalam pertemuan itu, pemerintah daerah juga membicarakan rencana pengelolaan sampah menggunakan teknologi Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS-RDF).
Pemko Padang berharap koordinasi dengan pemerintah pusat dapat membantu mempercepat penanganan dampak bencana sekaligus menyesuaikan sejumlah program pembangunan dengan kondisi di lapangan.
Andre Rosiade menegaskan DPR RI akan ikut mengawal dukungan anggaran dan pelaksanaan proyek SPAM Palukahan. Menurutnya, pembangunan fasilitas tersebut penting untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Kota Padang yang terus bertambah.
Ia meminta Pemko Padang dan BPBPK Sumbar meningkatkan koordinasi, khususnya dalam penyelesaian persoalan lahan. SPAM Palukahan nantinya ditargetkan mampu memasok 500 liter air per detik dan menjadi bagian dari upaya menggantikan fungsi instalasi Perumda Air Minum di Gunung Pangilun yang dinilai sudah tidak lagi optimal.
Dengan terealisasinya SPAM Palukahan, Kota Padang diharapkan memiliki sistem penyediaan air bersih yang lebih kuat dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat dalam jangka panjang. Kehadiran infrastruktur ini juga diharapkan mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan warga.(da*)


