Notification

×

Iklan

SDN 33 Rawang Barat Masih Terendam Banjir

Rabu, 05 Agustus 2026 | 09:22 WIB Last Updated 2026-08-05T02:22:00Z

Wakil Walikota Maigus Nasir meninjau kelas SDN 33 Rawang Barat yang terdampak banjir

Padang, Rakyatterkini.com - Banjir yang melanda Kota Padang sejak Senin (3/8/2026) masih menyisakan dampak di berbagai sektor, termasuk pendidikan. Salah satu sekolah yang terdampak cukup parah adalah SD Negeri 33 Rawang Barat di Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan. 

Hingga Selasa (4/8/2026), ruang kelas dan lingkungan sekolah masih dipenuhi genangan air bercampur lumpur sehingga belum memungkinkan digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, meninjau langsung kondisi sekolah tersebut guna memastikan proses pembersihan berjalan cepat. Ia mengatakan pemerintah kota menargetkan seluruh sekolah yang terdampak banjir dapat dibersihkan dalam dua hari agar aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung sesuai arahan Wali Kota Padang.

Untuk sementara, pihak sekolah memutuskan menghentikan kegiatan belajar mengajar demi keselamatan seluruh warga sekolah. Keputusan itu diambil karena selain bangunan sekolah terdampak, banyak guru dan siswa juga masih berupaya memulihkan kondisi rumah mereka yang ikut terendam banjir.

Dalam peninjauan tersebut, Maigus didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Padang Tarmizi Ismail, Camat Padang Selatan Wilman Muchtar, serta unsur Forkopimca Padang Selatan. Rombongan disambut oleh Pelaksana Tugas Kepala SDN 33 Rawang Barat, Shipta Hayadi, bersama para guru.

SDN 33 Rawang Barat menjadi salah satu dari sekitar 92 satuan pendidikan di Kota Padang, mulai dari tingkat PAUD hingga SMP, yang terdampak banjir. Bencana tersebut tidak hanya menghambat proses pendidikan, tetapi juga mengakibatkan kerusakan pada infrastruktur serta berbagai fasilitas umum.

Maigus Nasir juga mengingatkan pihak sekolah dan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan. Imbauan itu menyusul peringatan dini BMKG mengenai potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Sumatera Barat pada 3–5 Agustus 2026 yang berpotensi memicu banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang di sejumlah daerah, termasuk Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update