Jakarta, Rakyatterkini.com - Kongres Biasa Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) 2026 yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, resmi ditutup pada Senin (3/8/2026).
Forum tertinggi organisasi sepak bola nasional tersebut menghasilkan sejumlah keputusan penting yang akan menjadi acuan dalam pengembangan sepak bola Indonesia ke depan.
Dalam sambutan penutup, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta kongres yang berasal dari klub Super League, Championship, Liga 3, serta berbagai asosiasi anggota PSSI. Menurutnya, kontribusi seluruh peserta menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
Salah satu hasil utama kongres adalah kesepakatan untuk mengubah jadwal pelaksanaan Kongres Biasa Pemilihan PSSI 2027. Semula, berdasarkan Statuta PSSI edisi 2025, agenda pemilihan dijadwalkan berlangsung pada Mei 2027. Namun, melalui keputusan yang disetujui secara aklamasi, jadwal tersebut diundur menjadi Juli 2027.
Erick Thohir menjelaskan bahwa perubahan waktu pelaksanaan dilakukan agar organisasi memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan seluruh tahapan pemilihan. Selain itu, PSSI juga akan menggelar pemilihan pengurus tingkat provinsi pada Oktober dan November tahun ini, sehingga diperlukan masa konsolidasi bersama seluruh Asprov PSSI dalam menyusun program sepak bola nasional.
Ia menambahkan, penyesuaian jadwal juga mempertimbangkan tahapan kerja Komite Pemilihan serta sinkronisasi dengan agenda kompetisi sepak bola di dalam maupun luar negeri. Dengan demikian, seluruh proses pemilihan diharapkan berjalan lebih tertata, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku.
Erick menilai Juli 2027 menjadi waktu yang paling tepat untuk menggelar Kongres Biasa Pemilihan karena seluruh kompetisi liga nasional telah berakhir pada Juni, sehingga tidak mengganggu jalannya kompetisi maupun aktivitas organisasi.(da*)


