Notification

×

Iklan

Pemko Padang Luncurkan Program SKATSU

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:16 WIB Last Updated 2026-08-22T07:16:00Z

Peluncuran inovasi daerah Karang Kreativa "SKATSU"

Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang terus mendorong berbagai langkah untuk mengurangi pengangguran sekaligus menangani persoalan sosial yang dihadapi generasi muda.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran inovasi daerah Karang Kreativa SKATSU (Satu Karang Taruna, Satu Usaha). Program ini resmi diperkenalkan di Palanta, Rumah Dinas Wali Kota Padang, Jumat (21/8/2026).

SKATSU lahir dari kolaborasi antara Pemko Padang melalui Dinas Sosial, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Andalas (Unand), serta dukungan program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR dari PT Semen Padang.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam menjalankan program tersebut. Menurutnya, SKATSU dihadirkan untuk mendorong Karang Taruna agar tidak hanya aktif dalam kegiatan sosial, tetapi juga mampu membangun kemandirian ekonomi melalui usaha produktif.

Eri menjelaskan, pendampingan bagi kelompok pemuda diberikan oleh LPPM Unand, sedangkan dukungan permodalan berasal dari CSR PT Semen Padang. Melalui konsep satu organisasi satu usaha, para pemuda didorong menciptakan lapangan kerja sekaligus mengembangkan potensi ekonomi di wilayah masing-masing.

Sektor kuliner menjadi salah satu bidang yang mendapat perhatian dalam program ini. Pengembangan usaha tersebut dinilai sejalan dengan arah pembangunan Kota Padang yang tengah memperkuat posisi sebagai kota gastronomi. Terlebih, Padang telah lolos seleksi nasional tahap pertama UNESCO Creative Cities Network (UCCN) 2027 untuk kategori gastronomi.

Karang Taruna diharapkan dapat berkontribusi dalam menjaga kekayaan kuliner lokal sekaligus melahirkan berbagai inovasi baru yang memiliki nilai ekonomi.

Ketua Karang Taruna Kota Padang Zalmadi mengatakan, peluncuran SKATSU menjadi langkah penting untuk memperkuat peran organisasi kepemudaan tersebut. Ia juga meminta seluruh kader menjaga serta memanfaatkan peralatan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) yang telah diberikan secara maksimal.

Menurut Zalmadi, Karang Taruna harus mampu hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat. Keterlibatan pemuda dinilai penting dalam mengurangi pengangguran, mencegah kriminalitas, serta menangani persoalan sosial lainnya.

Sementara itu, Sekretaris LPPM Unand Friardi Ismet menegaskan komitmen pihak kampus dalam mendukung pengembangan UMKM yang dikelola pemuda. Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari upaya mewujudkan kampus yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

LPPM Unand juga berencana memberikan pendampingan secara bertahap kepada para peserta program selama tiga tahun ke depan.

Untuk mendukung keberlangsungan usaha sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi, LPPM Unand telah menyiapkan platform digital bernama UNAND Hub. Aplikasi yang tersedia di Google Play Store itu memungkinkan pelaku usaha dari Karang Taruna berkonsultasi dengan sekitar 1.600 dosen dan pakar Unand dari berbagai bidang keilmuan.

Dengan adanya pendampingan, dukungan modal, serta akses konsultasi berbasis digital, program SKATSU diharapkan mampu melahirkan usaha pemuda yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat di setiap wilayah Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update