Notification

×

Iklan

PBB: Krisis Kemanusiaan Gaza Kian Memburuk

Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB Last Updated 2026-08-04T16:26:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) mengungkapkan bahwa situasi kemanusiaan di Jalur Gaza terus mengalami kemerosotan dan memasuki fase yang semakin mengkhawatirkan.

Dalam keterangan resminya pada Senin (3/8/2026), OCHA menyampaikan bahwa sekitar 10 persen warga Gaza kini berada di ambang kelaparan. Selain itu, ratusan ribu penduduk lainnya juga berisiko mengalami kondisi serupa apabila akses terhadap bantuan kemanusiaan tidak segera dipulihkan.

Menurut OCHA, blokade yang masih berlangsung disertai minimnya pasokan kebutuhan pokok menjadi faktor utama yang memperburuk kehidupan masyarakat di wilayah tersebut. Saat ini, sekitar 67 persen penduduk Gaza mengalami kerawanan pangan akut dan kesulitan memperoleh makanan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Data PBB menunjukkan bahwa sekitar satu dari sepuluh warga Gaza telah memasuki tahap sebelum deklarasi resmi kelaparan atau Tahap 5 berdasarkan klasifikasi Integrated Food Security Phase Classification (IPC).

Laporan tersebut juga menyoroti terganggunya distribusi bantuan kemanusiaan, lumpuhnya rantai pasok lokal, serta krisis keuangan yang menghambat pelaksanaan operasi bantuan internasional. Kondisi itu membuat situasi di Gaza semakin sulit dan meningkatkan risiko bencana kemanusiaan.

OCHA menilai beberapa jam hingga beberapa hari ke depan akan menjadi masa yang sangat menentukan untuk mencegah krisis berkembang menjadi lebih parah. Karena itu, badan PBB tersebut mendesak agar seluruh akses perbatasan segera dibuka kembali serta dibentuk koridor kemanusiaan yang aman dan berkelanjutan, sehingga distribusi bantuan pangan, obat-obatan, dan kebutuhan penting lainnya dapat berjalan tanpa hambatan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update