Notification

×

Iklan

Panen Raya Bawang Merah Perkuat Ketahanan Pangan Tanah Datar

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:12 WIB Last Updated 2026-08-03T05:12:00Z

Sekretaris Daerah Tanah Datar, yang hadir mewakili Bupati, ikut memberikan apresiasi

Tanah Datar, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Kejaksaan Negeri Tanah Datar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melaksanakan panen raya bawang merah di Nagari Sawah Tangah, Kecamatan Pariangan, Minggu (2/8/2026). 

Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi berbagai pihak dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus menjaga kestabilan harga pangan di daerah.

Panen raya yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kejaksaan Republik Indonesia itu memperlihatkan kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan kelompok tani dalam meningkatkan produksi bawang merah sebagai salah satu komoditas strategis yang berperan penting dalam pengendalian inflasi.

Sekretaris Daerah Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, yang hadir mewakili Bupati Tanah Datar, memberikan apresiasi atas inisiatif Kejaksaan Negeri bersama kelompok tani dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh dalam mewujudkan kemandirian pangan mulai dari tingkat keluarga hingga daerah.

Ia menjelaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Tanah Datar yang selaras dengan program strategis nasional. 

Karena itu, dukungan dari seluruh unsur, seperti pemerintah daerah, DPRD, kejaksaan, kepolisian, TNI, serta penyuluh pertanian, diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian di Nagari Sawah Tangah maupun wilayah Tanah Datar secara keseluruhan.

Abdurrahman juga menilai kerja sama lintas sektor perlu terus diperkuat agar mampu menghadapi berbagai tantangan di bidang pertanian. Dengan demikian, Nagari Sawah Tangah diharapkan berkembang menjadi kawasan percontohan sekaligus memperkuat posisi Tanah Datar sebagai salah satu sentra komoditas pertanian unggulan.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Ryan Palasi, mengatakan bawang merah merupakan komoditas yang sangat berpengaruh terhadap laju inflasi ketika harga di pasaran mengalami kenaikan. Oleh sebab itu, program budidaya bawang merah bersama kelompok tani dinilai sebagai langkah strategis untuk menjaga ketersediaan pasokan.

Ia berharap hasil panen dalam skala yang lebih besar nantinya tidak hanya membantu menekan inflasi, tetapi juga meningkatkan pendapatan petani serta kesejahteraan masyarakat. Ryan menambahkan, Kejaksaan berkomitmen mendukung program pemerintah daerah melalui pendampingan hukum, pengawalan kebijakan, hingga membantu mengatasi berbagai persoalan di sektor pertanian, seperti penyediaan benih, alat dan mesin pertanian, penguatan irigasi, serta distribusi hasil panen.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Tanah Datar, Nurhamdi Zahari, mengapresiasi pelaksanaan panen raya tersebut. Ia menilai bawang merah memiliki peran penting dalam kebutuhan sehari-hari masyarakat dan menjadi salah satu komoditas yang berpengaruh terhadap inflasi karena tingginya permintaan dan fluktuasi harga.

Nurhamdi juga menyoroti potensi lahan pertanian di Nagari Sawah Tangah yang mencapai sekitar 169 hektare. Menurutnya, peningkatan jaringan irigasi menjadi kebutuhan utama agar produktivitas lahan, baik untuk tanaman padi maupun palawija, dapat lebih optimal.

Selain pengembangan bawang merah, ia mendorong masyarakat untuk mengembangkan komoditas unggulan lain, seperti kacang tanah khas Sawah Tangah. Promosi yang lebih luas dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi produk lokal dan memperkuat perekonomian masyarakat.

Panen raya ini diharapkan memberikan manfaat nyata melalui peningkatan hasil pertanian, naiknya pendapatan petani, terjaganya pasokan bawang merah di pasaran, serta stabilitas harga yang pada akhirnya mampu memperkuat ketahanan pangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Tanah Datar secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0307/Tanah Datar, jajaran Kejaksaan Negeri Tanah Datar, Kepala Dinas KUKMP, Sekretaris Dinas Pertanian, Camat Pariangan beserta Forkopimcam, Wali Nagari Sawah Tangah, Ketua BPRN, Ketua KAN, penyuluh pertanian, kelompok tani, dan masyarakat setempat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update