Notification

×

Iklan

Menjelajahi Pesona Sarasah Batuang

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 13:44 WIB Last Updated 2026-08-29T06:44:00Z

Air Terjun Tersembunyi.

Pessel, Rakyatterkini.com – Tidak semua perjalanan dilakukan semata-mata untuk mencapai sebuah tujuan. Ada perjalanan yang justru memberikan pengalaman sejak langkah pertama dimulai. 

Menyusuri kawasan menuju Air Terjun Sarasah Batuang di Puluik-Puluik, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menjadi salah satu contohnya.

Dari Kota Padang, perjalanan menuju kawasan Puluik-Puluik membutuhkan waktu sekitar tiga jam menggunakan kendaraan darat. 

Sesampainya di permukiman warga atau titik masuk kawasan, perjalanan dengan kendaraan berakhir. Setelah itu, pengunjung harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menyusuri jalur yang berada di tengah alam.

Jalur menuju lokasi air terjun didominasi jalan tanah dengan pepohonan yang cukup rapat. Kondisi medan yang menantang membuat perjalanan menuju Sarasah Batuang menjadi bagian dari petualangan tersendiri.

Sesampainya di lokasi, rasa lelah akan terbayar dengan panorama alam yang masih asri. Air terjun tersebut berada di tengah kawasan hutan tropis dan mengalir deras dari ketinggian puluhan meter. 

Suara jatuhan air berpadu dengan kicauan burung serta suara berbagai jenis serangga, menciptakan suasana alami yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.

Udara yang sejuk dan hijaunya pepohonan semakin menambah daya tarik kawasan tersebut. Sarasah Batuang juga menawarkan suasana tenang yang kini semakin sulit ditemukan di tengah berkembangnya berbagai destinasi wisata.

Meski demikian, wisatawan perlu mempersiapkan diri sebelum berkunjung. Jalur trekking menuju air terjun memiliki sejumlah bagian yang cukup terjal dan berpotensi licin, khususnya setelah hujan turun. Pengunjung sebaiknya mengenakan sepatu atau alas kaki yang memiliki daya cengkeram baik.

Kondisi fisik juga perlu diperhatikan karena perjalanan menuju lokasi membutuhkan tenaga. Wisatawan dianjurkan membawa air minum dan makanan ringan. Pasalnya, belum tersedia warung di sekitar kawasan air terjun.

Bagi wisatawan yang baru pertama kali datang dan belum mengetahui jalur, menggunakan jasa pemandu lokal sangat disarankan. Pemuda setempat maupun POKDARWIS Gujangtino Puluik-Puluik dapat membantu pengunjung selama perjalanan.

Selain memberikan rasa aman, keterlibatan pemandu lokal juga menjadi kesempatan bagi wisatawan untuk mengenal masyarakat sekitar. Pada saat yang sama, aktivitas tersebut turut mendukung pengembangan pariwisata yang melibatkan masyarakat setempat.

Keindahan Sarasah Batuang pada akhirnya bukan hanya terletak pada air terjunnya. Destinasi ini juga mengajarkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Berwisata ke alam bukan sekadar mencari lokasi untuk berfoto, tetapi juga memahami bahwa kawasan yang masih alami membutuhkan kepedulian dari setiap pengunjung.

Wisatawan sebaiknya menunda perjalanan apabila kondisi cuaca sedang buruk. Jalur yang licin serta kemungkinan perubahan debit air sungai dapat meningkatkan risiko selama perjalanan.

Menjaga kebersihan juga menjadi hal yang tidak kalah penting. Sampah maupun barang yang dibawa saat memasuki kawasan harus dibawa kembali ketika meninggalkan lokasi. Dengan demikian, keindahan alam Sarasah Batuang dapat tetap terjaga.

Bagi mereka yang menyukai wisata petualangan, Sarasah Batuang menawarkan pengalaman yang berbeda. Perjalanan yang cukup menguras tenaga menjadi bagian dari pengalaman sebelum akhirnya pengunjung disambut panorama alam yang masih alami dan jauh dari kesan komersial.

Karena itu, wisatawan yang ingin mengunjungi Sarasah Batuang sebaiknya mempersiapkan kondisi fisik, menggunakan pendamping lokal, memperhatikan perkembangan cuaca, serta menjaga lingkungan sepanjang perjalanan.

Nikmati keindahannya, abadikan pengalamannya, tetapi jangan meninggalkan sampah maupun kerusakan di alam.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update