Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, berlangsung khidmat pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama tokoh masyarakat dan ratusan warga.
Mengangkat tema “Kita Jadikan Nabi Muhammad Sebagai Suri Tauladan”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kecintaan dan keteladanan terhadap Rasulullah SAW.
Acara dipandu Protokol Restu dan diawali laporan Ketua Pelaksana Afrizal. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, baik tenaga maupun materi, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan warga Koto Baru yang telah menyumbangkan tenaga serta materi demi mendukung terlaksananya acara ini,” kata Afrizal.
Bupati Tanah Datar Eka Putra berhalangan hadir dan diwakili Staf Ahli Bupati Elizanur. Ia datang bersama rombongan Pemkab Tanah Datar sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat.
Turut hadir Camat Sungai Tarab Ahmad Efendi, S.Ag., perwakilan Kementerian Agama Kecamatan Sungai Tarab, Kepala UPT Puskesmas 1 Sungai Tarab, jajaran Forkopimca, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Di antaranya Pimpinan Baznas Tanah Datar Beni Apero, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), pengurus Bumnag, dan para ketua badan organisasi nagari.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tanah Datar yang disampaikan Elizanur, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap kebersamaan dan kekompakan masyarakat Koto Baru dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.
Selain menghadiri kegiatan keagamaan tersebut, Pemkab Tanah Datar juga menyampaikan perkembangan terkait aspirasi masyarakat mengenai kondisi jalan di Kecamatan Sungai Tarab.
Elizanur mengatakan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di wilayah tersebut pada Tahun Anggaran 2027. Rencana itu menjadi bagian dari prioritas pembangunan dan telah masuk dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pemkab Tanah Datar juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan persatuan dan kebersamaan demi mendukung pembangunan di Nagari Koto Baru.
Wali Nagari Koto Baru, Nafi, mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi. Karena itu, kegiatan dikemas semeriah mungkin dan dijadwalkan berlangsung hingga tengah malam selepas salat Isya.
Nafi menyampaikan apresiasi kepada rombongan Pemkab Tanah Datar yang telah hadir dan menyempatkan diri bertemu langsung dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah harapan warga kepada pemerintah daerah, terutama terkait keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Baru.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung tertib dan aman. Suasana kekeluargaan juga terlihat sepanjang kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan jajaran pemerintah daerah.Tanah Datar – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Tarab, Kabupaten Tanah Datar, berlangsung khidmat pada Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama tokoh masyarakat dan ratusan warga.
Mengangkat tema “Kita Jadikan Nabi Muhammad Sebagai Suri Tauladan”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan kecintaan dan keteladanan terhadap Rasulullah SAW.
Acara dipandu Protokol Restu dan diawali laporan Ketua Pelaksana Afrizal. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh panitia dan masyarakat yang telah memberikan dukungan, baik tenaga maupun materi, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.
“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia dan warga Koto Baru yang telah menyumbangkan tenaga serta materi demi mendukung terlaksananya acara ini,” kata Afrizal.
Bupati Tanah Datar Eka Putra berhalangan hadir dan diwakili Staf Ahli Bupati Elizanur. Ia datang bersama rombongan Pemkab Tanah Datar sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat.
Turut hadir Camat Sungai Tarab Ahmad Efendi, S.Ag., perwakilan Kementerian Agama Kecamatan Sungai Tarab, Kepala UPT Puskesmas 1 Sungai Tarab, jajaran Forkopimca, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Di antaranya Pimpinan Baznas Tanah Datar Beni Apero, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN), Badan Permusyawaratan Rakyat Nagari (BPRN), pengurus Bumnag, dan para ketua badan organisasi nagari.
Dalam sambutan tertulis Bupati Tanah Datar yang disampaikan Elizanur, pemerintah daerah memberikan apresiasi terhadap kebersamaan dan kekompakan masyarakat Koto Baru dalam menyemarakkan peringatan Maulid Nabi.
Selain menghadiri kegiatan keagamaan tersebut, Pemkab Tanah Datar juga menyampaikan perkembangan terkait aspirasi masyarakat mengenai kondisi jalan di Kecamatan Sungai Tarab.
Elizanur mengatakan, pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan jalan di wilayah tersebut pada Tahun Anggaran 2027. Rencana itu menjadi bagian dari prioritas pembangunan dan telah masuk dalam pembahasan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Pemkab Tanah Datar juga mengajak masyarakat untuk terus mempertahankan persatuan dan kebersamaan demi mendukung pembangunan di Nagari Koto Baru.
Wali Nagari Koto Baru, Nafi, mengatakan masyarakat menunjukkan antusiasme tinggi dalam mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi. Karena itu, kegiatan dikemas semeriah mungkin dan dijadwalkan berlangsung hingga tengah malam selepas salat Isya.
Nafi menyampaikan apresiasi kepada rombongan Pemkab Tanah Datar yang telah hadir dan menyempatkan diri bertemu langsung dengan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan sejumlah harapan warga kepada pemerintah daerah, terutama terkait keberlanjutan pembangunan infrastruktur dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat Nagari Koto Baru.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut berlangsung tertib dan aman. Suasana kekeluargaan juga terlihat sepanjang kegiatan yang mempertemukan masyarakat dengan jajaran pemerintah daerah. (Farid)


