Notification

×

Iklan

Mahasiswa KKN UNP Gelar Trauma Healing bagi Korban Longsor Agam

Minggu, 02 Agustus 2026 | 18:20 WIB Last Updated 2026-08-02T11:20:00Z

Penyampaian materi trauma healimg di SDN 11 Pauh, Nagari Panta Pauh

Padang, Rakyatterkini.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Padang (UNP) mengadakan kegiatan trauma healing bagi para siswa SD Negeri 11 Pauh di Jorong Pauh, Nagari Panta Pauh, Kecamatan Matur, Kabupaten Agam, Kamis (23/7/2026). 

Kegiatan ini memanfaatkan berbagai permainan edukatif untuk membantu anak-anak mengatasi dampak psikologis setelah bencana longsor.

Seluruh siswa SDN 11 Pauh mengikuti kegiatan yang dipandu oleh mahasiswa KKN UNP yang sedang menjalankan program pengabdian di wilayah tersebut. Selain menghadirkan suasana belajar yang menyenangkan, kegiatan ini juga bertujuan mendukung pemulihan psikososial agar para siswa kembali merasa aman dan bersemangat mengikuti aktivitas belajar.

Bencana longsor yang sebelumnya melanda Nagari Panta Pauh menyebabkan kerusakan pada rumah warga, fasilitas umum, lahan pertanian, serta mengganggu akses jalan, listrik, dan pasokan air bersih. Dampaknya tidak hanya dirasakan secara fisik, tetapi juga memengaruhi kehidupan sosial masyarakat, termasuk terganggunya proses belajar mengajar dan aktivitas ekonomi.

Di sisi lain, bencana tersebut meninggalkan trauma bagi sebagian warga, terutama anak-anak. Ketakutan saat hujan turun, rasa cemas terhadap kemungkinan longsor susulan, hingga kesedihan akibat kehilangan masih membekas di benak mereka.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN UNP menginisiasi program trauma healing melalui pendekatan bermain. Cara ini dipilih karena dinilai efektif membantu anak-anak mengekspresikan perasaan, membangun kembali rasa percaya diri, serta menghadirkan pengalaman positif setelah menghadapi situasi yang menegangkan.

Koordinator kegiatan menjelaskan, permainan yang dipilih dirancang untuk meningkatkan interaksi sosial, melatih fokus, dan menghadirkan kegembiraan tanpa mengingatkan anak-anak secara langsung pada peristiwa bencana.

Salah satu permainan yang dilakukan adalah Lingkar Keluarga, di mana para siswa bergerak mengikuti irama lagu. Saat lagu berhenti dan panitia menyebutkan angka tertentu, peserta harus segera membentuk kelompok sesuai jumlah yang disebutkan. Permainan ini bertujuan melatih kerja sama, konsentrasi, serta mempererat kebersamaan antarsiswa.

Permainan lainnya, Tangkap Bola, mengajak dua siswa berdiri saling berhadapan dengan sebuah bola di antara mereka. Ketika lagu Kepala Pundak Lutut Kaki diputar, peserta mengikuti gerakan yang dipandu. Begitu lagu dihentikan secara tiba-tiba, keduanya berlomba mengambil bola secepat mungkin. Aktivitas ini melatih refleks, konsentrasi, sekaligus menumbuhkan sikap sportif dalam suasana yang menyenangkan.

Menurut mahasiswa KKN, permainan yang menggabungkan gerak dan musik memberikan manfaat besar dalam proses pemulihan psikososial anak setelah bencana. Selain mengalihkan perhatian dari rasa cemas, kegiatan tersebut juga memperkuat kebersamaan dan membantu anak-anak kembali percaya diri melalui interaksi dengan teman-teman mereka.

Suasana penuh tawa dan antusiasme selama kegiatan berlangsung menjadi tanda positif bahwa para siswa mulai merasa lebih nyaman. Pendekatan ini juga menjadi sarana bagi anak-anak untuk mengekspresikan emosi secara alami tanpa harus kembali mengingat pengalaman traumatis yang pernah dialami.

Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNP berharap anak-anak di Nagari Panta Pauh dapat pulih secara bertahap dari dampak psikologis bencana sehingga mampu kembali menjalani proses pembelajaran dengan rasa percaya diri dan semangat baru.

Kegiatan trauma healing ini merupakan salah satu dari tiga program utama yang dijalankan mahasiswa KKN UNP di Jorong Pauh. Selain pendampingan psikososial, mereka juga mengadakan sosialisasi PP TUNAS terkait literasi dan keamanan digital, serta menyelenggarakan pentas seni untuk mengembangkan kreativitas sekaligus menjaga kelestarian budaya lokal.

Melalui berbagai program tersebut, kehadiran mahasiswa KKN diharapkan dapat membantu proses pemulihan pascabencana sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan warga.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update